Ilustrasi Wisata Malam Taman Margasatwa Ragunan. Foto: Dok. Metro TV.
Wisata Malam Ragunan Jadi Alternatif Pengunjung Hindari Cuaca Panas
Rifda Muthia Zahra • 14 May 2026 13:40
Jakarta: Wisata Malam Taman Margasatwa Ragunan menjadi populer. Sebab, banyak dipilih pengunjung untuk menghindari cuaca panas ekstrem pada siang hari.
"Jadi, bagi pengunjung yang khawatir dengan cuaca panas atau risiko dehidrasi di siang hari, datang di malam hari adalah pilihan yang jauh lebih nyaman dan tetap seru," kata Staf Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, kepada Metrotvnews.com di lokasi, Kamis, 14 Mei 2026.
Wahyudi menejelaskan, fenomena suhu panas yang menyengat di siang hari memang cukup berdampak bagi pengunjung. Wahyudi mencatat adanya kasus pengunjung yang mengalami dehidrasi hingga pingsan saat berkeliling di bawah terik matahari.
"Wisata malam ini permintaannya memang tinggi. Semalam saya jaga, itu jumlah pengunjung sudah mulai meningkat dari biasanya, dikisaran hampir 200 orang pada malam biasa, dan bisa mencapai 1.000 hingga 1.500 orang saat malam Minggu," ungkap Wahyudi.
Menurut Wahyudi, udara malam yang lebih nyaman menjadi alasan utama warga lebih memilih berkunjung setelah matahari terbenam. Terutama bagi mereka yang membawa anak-anak atau ingin menghindari risiko kelelahan fisik akibat cuaca ekstrem.

Taman Margasatwa Ragunan. Foto: Metro TV/Rifda Muthia Zahra.
"Yang paling diminati adalah melihat binatang dan menjelajahi Terowongan Hutan yang baru dibuka sekitar sebulan ini. Keluar dari terowongan, pengunjung bisa langsung melihat atraksi air mancur di danau. Itu yang membuat malam hari menjadi ramai," ujar Wahyudi.
Tak hanya soal suhu yang lebih bersahabat, Wisata Malam Ragunan juga menyuguhkan atraksi yang tidak dapat ditemukan di siang hari. Wahana yang paling diburu pengunjung saat ini adalah Orang Utan Thunnel yang menyuguhkan aktivitas orang utan di malam hari.
Harapannya dengan adanya jam operasional di malam hari, Taman Margasatwa Ragunan dapat tetap jadi pilihan wisatawan untuk berlibur.