Rano Pastikan Anak-anak Korban Kebakaran Kemayoran Dapat Dispensasi Ujian Susulan

Anak-anak korban kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat, mendapatkan dispensasi ujian susulan. Metro TV/Iqbal

Rano Pastikan Anak-anak Korban Kebakaran Kemayoran Dapat Dispensasi Ujian Susulan

Muhammad Iqbal Sidiq • 2 June 2026 14:49

Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, memastikan anak-anak yang menjadi korban kebakaran di kawasan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, akan mendapatkan dispensasi ujian susulan. Kebijakan ini diambil untuk memastikan pemenuhan hak pendidikan anak-anak yang menjadi korban kebakaran di tengah masa pelaksanaan ujian sekolah.

“Anak-anak yang mungkin pakaiannya, bukunya, tasnya (kebakaran), karena itu kita kasih kebijakan mereka bisa nyusul (ujian sekolahnya),” ujar Rano Karno saat meninjau lokasi pengungsian korban kebakaran di Lapangan Jusuf Hamka, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, 2 Juni 2026.

Rano Karno telah menghubungi jajaran Dinas Pendidikan untuk merumuskan solusi terhadap anak-anak yang menjadi korban kebakaran Kemayoran. Hal ini dilakukan demi memberikan ketenangan bagi para orang tua dan siswa yang terdampak musibah.

“Saya telepon Kepala Dinas (Pendidikan), 'Eh anak-anakku yang kena kebakaran gimana ujiannya?'. 'Enggak Pak, nanti bisa menyusul'. Itu kebijakan. Insyaallah," ungkap Rano.

Meskipun ratusan rumah warga sekitar dilaporkan hangus terbakar, namun akses terhadap sarana pendidikan dipastikan tidak terganggu. Berdasarkan hasil pemantauan, tidak ada fasilitas atau gedung sekolah yang ikut terbakar dalam insiden tersebut.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI juga mulai mendata kebutuhan logistik sekolah bagi para siswa. Bantuan berupa seragam dan alat tulis akan disiapkan untuk membantu korban kebakaran.

Baca Juga:

Update Korban Kebakaran Kemayoran: 304 Bangunan Hangus, 679 Jiwa Terdampak


Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, memberikan bantuan tas kepada anak-anak korban kebakaran di Kamayoran, Jakarta Pusat. Metro TV/Iqbal

Sebelumnya, kebakaran hebat terjadi di kawasan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Sebanyak 304 bangunan hangus terbakar, dan 354 kepala keluarga dengan total 679 jiwa terdampak kebakaran tersebut.

Dari total 679 jiwa yang terdampak, korban terdiri atas 326 laki-laki dan 353 perempuan. Rincian tersebut mencakup kelompok rentan, di antaranya 35 jiwa lanjut usia (lansia), 90 balita, serta dua ibu hamil.

Selain itu, terdapat 53 anak usia SD, 60 anak usia SMP, 22 remaja SMK, dan 414 warga usia dewasa yang terdampak kebakaran ini.

(Achmad Zulfikar Fazli)