Ikan mati massal di saluran irigasi. ANTARA/Ali Khumaini
DLH Karawang Selidiki Kasus Ikan Mati Massal di Saluran Irigasi
Silvana Febiari • 2 June 2026 20:50
Karawang: Berbagai jenis ikan mati secara massal di sejumlah titik sepanjang saluran irigasi induk atau saluran primer di wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat mengerahkan personel untuk melakukan penyelidikan.
Kepala DLH Karawang Asep Suryana mengaku sudah mengambil sampling air saluran irigasi tempat ikan mati secara massal di sejumlah titik saluran irigasi di Karawang.
"Beberapa petugas kami sudah meluncur ke lokasi dan mengambil sampel air dan ikan yang mati. Kami belum tahu penyebabnya karena masih diselidiki," ungkap Asep, dilansir dari Antara, Selasa, 2 Juni 2026.
Seorang warga Guro, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur, Ujang, mengaku sudah melihat ikan mati di saluran irigasi sejak Senin malam, 1 Juni 2026. Hingga saat ini, ikan yang mati semakin banyak.
"Sudah dari kemarin (Senin) banyak ikan mati mengambang di saluran irigasi dan hari ini terlihat semakin banyak ikan yang mati," katanya.
Ikan-ikan banyak yang mati terlihat di sejumlah titik saluran irigasi primer di Karawang, seperti di Tanggul Johar, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur, serta di sekitar saluran irigasi Perumahan CKM.

Ikan mati massal di saluran irigasi. ANTARA/Ali Khumaini
Di antara ikan yang mati tersebut terdapat ikan tawes, baung, dan berbagai jenis ikan air tawar lainnya. Ikan sapu-sapu juga banyak ditemukan mati di saluran irigasi. Bangkai ikan-ikan itu terlihat mengambang dan berkumpul di tepi saluran irigasi.
Atas kondisi itu, masyarakat berinisiatif mengambil dan mengumpulkan ikan yang mati tersebut. Bahkan, ada beberapa masyarakat yang justru membawa ikan mati ke rumahnya.
Belum diketahui secara pasti penyebab ikan mati secara massal itu. Namun, sejumlah warga menyebutkan kondisi tersebut terjadi akibat adanya pembuangan limbah cair ke saluran irigasi.