Gubernur Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Endhita Triantara
Jakarta Siaga Hujan Ekstrem, Pemprov DKI Andalkan Pompa Portabel
Endhita Triantara • 30 September 2025 18:24
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan telah menerima peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi curah hujan ekstrem dalam satu hingga dua hari ke depan. Sebagai langkah antisipasi, Pemprov DKI menyiapkan hampir 600 pompa portable yang kini sudah dalam kondisi siap digunakan.
Pramono menjelaskan, jika curah hujan hanya terjadi di wilayah Jakarta dengan intensitas tidak melebihi 250 milimeter, maka kondisi masih dapat ditangani. Selain itu, koordinasi dengan wali kota di lima wilayah Jakarta dilakukan untuk memastikan kesiapan lapangan dan pasukan Pelangi yang membersihkan selokan-selokan.
"Kami sudah mempersiapkan termasuk pompa yang dimiliki oleh Jakarta, pompa yang portable-nya hampir 600. Sekarang sudah kita setel mereka," ujar Pramono, dikutip Selasa, 30 September 2025.
| Baca juga: Pemprov DKI Tampung Keluhan Korban Kebakaran Taman Sari |
Pramono optimistis Pemprov DKI dapat menanggulangi potensi genangan. Ia menegaskan kesiapan peralatan, sekaligus menekankan pentingnya langkah pencegahan di tingkat lingkungan.
"Yang paling penting adalah kami sudah meminta kepada para wali kota melalui pasukan pelanginya untuk selokan-selokannya dibersihkan," tambah Pramono.

Ilustrasi. Foto: Metro TV/Indra Subekti
Peringatan BMKG ini menjadi perhatian serius karena Jakarta kerap menghadapi ancaman banjir saat curah hujan tinggi, terlebih jika terjadi bersamaan dengan kiriman air dari daerah hulu. Program penyediaan pompa portable dan pembersihan saluran air melalui pasukan pelangi merupakan langkah mitigasi yang terus ditekankan Pemprov DKI agar dampak hujan ekstrem bisa diminimalisasi.