PLT Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Budi Tirmadi. Dokumentasi/ Media Indonesia
607 Orang di Kota Tasikmalaya Terjangkit DBD
Media Indonesia • 29 September 2025 09:59
Tasikmalaya: Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, masih terus mengalami peningkatan. Sejak bulan Januari hingga September tercatat 607 positif terserang nyamuk aedes aegypty. Dari total peningkatan kasus, angka kematian hanya 2 meninggal dan 6 orang masih mendapat perawatan di rumah sakit.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Budi Tirmadi, mengatakan peningkatan terjadi lantaran faktor cuaca tidak menentu. Namun peningkatan kasus ini belum ada kesadaran masyarakat lantaran masih banyak sampah dibuang sembarangan.
"Kasus DBD yang terjadi membuat 6 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan Puskesmas. Peningkatan kasus tetap harus diwaspadai bersama, karena sejak bulan Januari hingga September tercatat 607 jiwa di antaranya 2 orang meninggal dan masyarakat supaya selalu melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN)," kata Budi dalam keterangan pers, Senin, 29 September 2025.
| Baca: Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Penyakit yang Ditularkan Hewan
|
"Kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayahnya karena faktor cuaca tidak menentu, karena telah terjadi di berbagai daerah dan meningkatnya kasus tersebar di 10 kecamatan. Kami meminta supaya masyarakat selalu waspada, terutamanya harus rutin membersihkan lingkungan di sekitar rumah dan melakukan gerakkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN)," ungkap Budi.