Kawasan wisata Gunung Bromo. Metrotvnews.com/Daviq Umar Al Faruq
Wisata Bromo Ditutup 4 Hari Selama Ritual Yadnya Kasada 2025
Daviq Umar Al Faruq • 10 June 2025 13:22
Malang: Kawasan wisata Gunung Bromo akan ditutup total untuk aktivitas wisata mulai 10-13 Juni 2025. Penutupan ini dilakukan untuk menghormati dan memberikan ruang bagi masyarakat Tengger yang akan melaksanakan ritual tahunan Yadnya Kasada 2025.
Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menjelaskan penutupan ini komitmen untuk menjaga kebudayaan dan adat masyarakat Tengger. "Ritual Yadnya Kasada adalah acara adat tahunan masyarakat Tengger sebagai bentuk wujud syukur dan memohon berkah kepada Sang Hyang Widhi Wasa serta para leluhur," ujar Rudijanta, Selasa, 10 Juni 2025.
Dalam rangkaian upacara ini, masyarakat Tengger akan melarung sesaji berupa hasil bumi dan ternak ke kawah Gunung Bromo sebagai bentuk persembahan.
Selama masa penutupan, kawasan Bromo hanya akan dibuka bagi masyarakat Tengger yang mengikuti upacara ritual Yadnya Kasada pada 10-11 Juni 2025.
| Baca: Kunjungan Wisatawan Asing ke Jatim Naik 58 Persen |
Selanjutnya, pada 12-13 Juni 2025, akan dilakukan pembersihan kawasan oleh petugas dan mitra TNBTS. Rudijanta berharap masyarakat umum dapat menghormati budaya dan adat masyarakat Tengger dengan tidak memasuki kawasan wisata Bromo selama masa penutupan.
"Penutupan ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat Tengger untuk melaksanakan upacara Yadnya Kasada dengan khidmat," tambahnya.
Meski Bromo ditutup, masyarakat masih dapat menikmati keindahan alam di kawasan lain seperti Ranupani, Ranu Regulo, dan Ranu Kumbolo. Pengunjung dapat membeli tiket melalui website bromotenggersemeru.id sesuai ketentuan yang berlaku.