Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. (Anadolu Agency)
Zelensky Klaim Rusia Siapkan Serangan Besar ke Infrastruktur Energi Ukraina
Willy Haryono • 3 November 2026 06:23
Kyiv: Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan bahwa Rusia sedang mempersiapkan serangan berskala besar baru terhadap Ukraina, dengan infrastruktur energi dan logistik diperkirakan menjadi sasaran utama.
Dalam pidato malamnya pada Senin, 2 November 2026, Zelensky mengatakan Moskow tampaknya berharap pemilu sela Amerika Serikat (AS) dapat mengalihkan perhatian dunia dari perkembangan di Ukraina.
Ia menyoroti tantangan pertahanan udara Ukraina, termasuk keterbatasan pasokan rudal untuk sistem pertahanan udara Patriot.
Zelensky mengatakan komunitas internasional perlu mengirimkan pesan tegas kepada Rusia bahwa serangan terhadap Ukraina tidak akan memberikan keuntungan. Ia juga mendesak agar pendapatan Rusia dari sektor minyak terus mendapat tekanan selama perang berlangsung.
"Kita tidak boleh bermain-main dengan pendapatan minyak dan gas Rusia. Kita harus memberikan tekanan sedemikian besar kepada Rusia sehingga negara itu tidak memiliki pilihan selain mengakhiri perang ini. Amerika Serikat bisa melakukannya. Dunia bisa melakukannya," kata Zelensky, seperti dikutip dari Anadolu.
Ia menegaskan Ukraina memiliki hak untuk membalas setiap serangan Rusia. Menurutnya, serangan balasan Ukraina telah memberikan "dampak nyata" dan mengenai sasaran.
"Kami pasti akan merespons serangan yang sedang dipersiapkan Rusia saat ini," tegasnya.
Zelensky juga mengatakan Rusia telah menerapkan "taktik baru" dengan tidak hanya menargetkan fasilitas pembangkit listrik, tetapi juga jaringan energi dan sistem distribusinya.
Hingga kini, Rusia belum memberikan tanggapan atas pernyataan terbaru Zelensky.
Baca juga: Kremlin Klaim Putin Tak Pernah Tolak Pembicaraan dengan Zelensky