Kabut Asap Hilang usai Hujan, Aktivitas Ekonomi di Palangka Raya Kembali Bergeliat

Aktivitas ekonomi di Kota Palangka Raya usai kualitas udara kembali membaik. Metro TV

Kabut Asap Hilang usai Hujan, Aktivitas Ekonomi di Palangka Raya Kembali Bergeliat

tantawi jauhari • 28 October 2026 13:47

Palangka Raya: Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dilaporkan menghilang setelah wilayah tersebut diguyur hujan selama dua hari. Kondisi ini disambut gembira para pedagang karena aktivitas jual beli mulai kembali normal.

Kehidupan masyarakat di Palangka Raya kini berangsur pulih. Tidak terlihat lagi kabut asap karhutla yang sebelumnya menyelimuti kota tersebut.

Seiring membaiknya kondisi udara, aktivitas perekonomian masyarakat juga mulai bergerak kembali. Para pedagang menyambut positif perubahan ini setelah mengalami penurunan pendapatan lebih dari 50 persen selama kabut asap melanda.


Bahkan, sejumlah pedagang sempat menghentikan kegiatan berjualan untuk sementara waktu hingga situasi kembali kondusif. Suparti, pedagang sayuran di pasar tradisional Jalan Jawa, mengaku lega karena jumlah pembeli mulai meningkat.

“Pembeli sudah banyak yang datang seperti saat kondisi normal sebelum kabut asap,” kata Suparti, Rabu, 28 Oktober 2026.


Ilustrasi hujan MI


Kondisi serupa dirasakan Nur Hatimah, pedagang buah di Jalan Lombok, Palangka Raya. Ia bersyukur kabut asap telah menghilang sehingga pembeli kembali berdatangan.

Hatimah mengatakan jumlah pembeli saat ini jauh lebih banyak dibandingkan ketika kabut asap membuat kualitas udara memburuk dan membahayakan kesehatan.

“Saat normal hasil penjualan bisa mencapai Rp2 juta per hari. Namun saat kabut asap hanya 250 ribu rupiah per harinya,” kata Nur Hatimah.

(Whisnu M)