Ilustrasi alat berat beroperas di area tambang. PTBA mendorong dekarbonisasi melalui elektrifikasi peralatan tambang dan teknologi rendah emisi. (Foto: MI/Angga Yuniar)
Dukung Dekarbonisasi, PTBA Andalkan Elektrifikasi dan Teknologi Rendah Emisi
Patrick Pinaria • 27 October 2026 21:46
Jakarta: Penguatan upaya dekarbonisasi menjadi bagian dari transformasi PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, dalam mendorong keberlanjutan jangka panjang. Perseroan mengembangkan berbagai inisiatif lingkungan, mulai dari elektrifikasi peralatan tambang hingga pengembangan teknologi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS), untuk meningkatkan kinerja lingkungan dan menekan emisi.
Upaya tersebut turut mendapat apresiasi melalui dua penghargaan dalam ajang Katadata ESG Insight (KESGI) Award 2026 yang berlangsung di Sudirman Hall, Sequis Tower, Jakarta, pada 17 September 2026.
Dalam ajang tersebut, PTBA memperoleh penghargaan pada Pilar ESG atas kinerja pengelolaan emisi dan tata kelola dekarbonisasi jangka panjang. Perseroan juga menerima penghargaan pada Pilar Lingkungan atas kinerja lingkungan melalui elektrifikasi armada, serta pengembangan teknologi CCUS.
Sustainability Division Head PTBA, Dedy Saptaria Rosa, menjelaskan pengelolaan aspek lingkungan dilakukan melalui berbagai inisiatif yang terintegrasi dengan kegiatan operasional perusahaan.
"Kami mengembangkan berbagai langkah untuk meningkatkan kinerja lingkungan dan menurunkan emisi, antara lain melalui elektrifikasi peralatan tambang dan pengembangan teknologi rendah emisi. Implementasinya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan teknologi, efektivitas, serta kontribusinya terhadap sasaran dekarbonisasi perusahaan," kata Dedy.
Ia menambahkan, pencapaian sasaran keberlanjutan juga membutuhkan tata kelola yang terukur, mulai dari perencanaan hingga evaluasi kinerja.
"Pengelolaan ESG membutuhkan konsistensi dan tata kelola yang kuat. Karena itu, kami memperkuat proses perencanaan, pengukuran, serta evaluasi agar setiap inisiatif memberikan hasil yang terukur bagi perusahaan dan lingkungan," ujarnya.
Corporate Secretary Division Head PTBA, Eko Prayitno, mengatakan apresiasi yang diterima perseroan mencerminkan upaya mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola atau environmental, social, and governance (ESG) ke dalam kegiatan usaha.
"Apresiasi ini menjadi motivasi bagi PTBA untuk semakin memperkuat penerapan prinsip ESG dalam menjalankan kegiatan usaha. Kami berupaya menjaga keseimbangan antara kinerja operasional, pengelolaan lingkungan, tata kelola yang baik, serta penciptaan manfaat bagi masyarakat dan pemangku kepentingan," ujar Eko.
Menurut Eko, keberlanjutan merupakan bagian dari transformasi perusahaan yang diarahkan untuk menciptakan pertumbuhan bernilai tambah dengan tetap memperhatikan kepentingan jangka panjang.
"Bagi PTBA, keberlanjutan merupakan bagian dari transformasi perusahaan. Langkah ini diwujudkan melalui peningkatan efisiensi, inovasi teknologi, pengurangan emisi, serta penguatan tata kelola untuk mendukung perjalanan menuju target Net Zero Emission," tambahnya.
Penghargaan KESGI Award 2026 merupakan bagian dari rangkaian Katadata Sustainability Action for The Future Economy (SAFE) 2026, ajang utama Katadata di bidang keberlanjutan. Memasuki tahun ketujuh penyelenggaraan, Katadata SAFE 2026 mengusung tema 'The Green Changer'.
Forum tersebut menjadi wadah bagi perusahaan, pemangku kebijakan, masyarakat sipil, dan akademisi untuk bertukar gagasan, serta membahas perkembangan dan praktik keberlanjutan.