Sentil MSCI, Prabowo Tegaskan Bangsa Indonesia Tidak Takut

Presiden Prabowo Subianto. Foto: tangkap layar Metro TV

Sentil MSCI, Prabowo Tegaskan Bangsa Indonesia Tidak Takut

Gervin Nathaniel Purba • 21 October 2026 16:57

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menyentil Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang akan menurunkan klasifikasi bursa saham Indonesia dari emerging market menjadi standalone market. Prabowo menegaskan, bangsa Indonesia tidak takut terhadap gertakan MSCI.

"Dia mau menakut-nakutin kita. Saya hanya katakan kepada MSCI, bangsa Indonesia tidak takut siapapun dan tidak akan gentar," ujar Prabowo, dikutip program Breaking News Metro TV, Rabu, 21 Oktober 2026.

Prabowo kembali menegaskan, bangsa Indonesia mempunyai kekuatan dan keberanian. Bangsa Indonesia rela berkorban untuk mempertahankan kedaulatan bangsa. 

"Kita rela berkorban dan tidak kenal menyerah, saudara-saudara sekalian," kata Prabowo.



Peran dan Pengaruh MSCI hingga Stok Pertalite Turun

Iustrasi. Foto: Sketsa ChatGPT.



   

Prabowo sikapi MSCI


Menyikapi sikap MSCI, Prabowo mengatakan bangsa Indonesia siap melakukan penghematan besar-besaran jika memang diperlukan.

"Kita lebih hemat lagi nanti," tutur Prabowo.

Seperti diketahui, MSCI mengusulkan penurunan klasifikasi pasar modal RI dari emerging market (pasar berkembang) menjadi standalone market (pasar mandiri), pada Jumat, 16 Oktober 2026.  Dalam pengumuman tersebut, MSCI masih membuka konsultasi dengan pelaku pasar untuk membahas rencana ini.

Artinya, perubahan status Indonesia belum diputuskan secara final. MSCI dijadwalkan mengumumkan keputusan akhir paling lambat 30 Juni 2027.

(Gervin Nathaniel Purba)