Tiga Kapal Tanker Diesel Rusia Berlayar ke AS, Pengiriman Pertama Sejak 2023

Tiga kapal tanker diesel Rusia berlayar menuju Amerika Serikat dalam kesepakatan yang diumumkan Donald Trump. (Anadolu Agency)

Tiga Kapal Tanker Diesel Rusia Berlayar ke AS, Pengiriman Pertama Sejak 2023

Willy Haryono • 24 October 2026 14:36

Washington: Tiga kapal tanker yang mengangkut bahan bakar diesel dari Rusia menuju Amerika Serikat (AS) telah berlayar dari Pelabuhan Primorsk, Rusia.

Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak mengonfirmasi pada Jumat, 23 Oktober 2026, bahwa ketiga kapal tersebut menuju Amerika Utara, yang menjadi pengiriman pertama sejak 2023.

Perkembangan tersebut terjadi dua pekan setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan impor diesel dengan Moskow, menyusul percakapan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Kesepakatan itu dipandang sebagai upaya Trump mengatasi tingginya harga bahan bakar di AS menjelang pemilihan paruh waktu atau midterm elections.

“Ketiga kapal tanker bahan bakar pertama sudah dalam perjalanan menuju pesisir timur Samudra Atlantik, dengan dukungan signifikan dari RDIF (Dana Investasi Langsung Rusia),” kata Novak, seperti dikutip Reuters.

Menurut perusahaan intelijen maritim Kpler, kapal tanker pertama pada Jumat telah memberi sinyal bahwa tujuannya adalah New York. Kapal tersebut dijadwalkan tiba pada 7 November, menurut laporan Associated Press.

Kesepakatan Diesel Tuai Kritik

Pengumuman kesepakatan impor diesel tersebut memicu reaksi negatif di Ukraina. Presiden Volodymyr Zelensky menyebut keputusan itu sebagai “keputusan lemah dari mitra yang kuat”.

Kesepakatan tersebut juga menuai kritik dari Partai Republik dan Partai Demokrat di AS. Trump bahkan dituduh melanggar hukum Amerika Serikat.

Kesepakatan ini menandai perubahan arah kebijakan pemerintahan Trump. Pada bulan sebelumnya, Trump menandatangani undang-undang paket sanksi luas yang mencakup kemungkinan penerapan tarif hingga 100 persen terhadap lima negara terbesar pembeli energi Rusia. Namun, langkah-langkah tersebut kemudian ditangguhkan.

Pengiriman diesel ini menjadi salah satu bentuk pelonggaran terbaru yang diberikan Trump kepada Moskow.

Perkembangan tersebut berlangsung di tengah memburuknya hubungan Trump dengan Zelensky. Presiden AS itu menuduh pemimpin Ukraina tersebut tidak ingin mengakhiri konflik dengan Rusia.

Baca juga: Harga Diesel AS Tembus USD5,90/Galon, Tertinggi Sepanjang Sejarah

(Willy Haryono)