Ilustrasi pencari kerja. Foto: dok. Antara.
Pramono Buka Pintu Lebar-lebar bagi Pencari Peluang Kerja di DKI
Gabriella Thesa Widiari • 22 October 2026 16:25
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Ibu Kota terbuka bagi seluruh masyarakat dari luar daerah yang ingin mencari pekerjaan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tidak membatasi peluang kerja berdasarkan kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
“Jakarta selalu membuka diri bagi siapa pun untuk mencari kerja. Kami tidak pernah melihat, membatasi, apakah itu KTP Jakarta atau bukan KTP Jakarta. Karena bagaimanapun, Jakarta terbuka bagi siapa saja, dan kami berharap bahwa kesempatan itu bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi saudara-saudara sekalian,” kata Pramono dilansir dari Antara, Kamis, 22 Oktober 2026.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penataan transportasi publik dan sarana kota Jakarta yang terus membaik memerlukan kepedulian bersama dari seluruh warga. Pemprov DKI Jakarta pun menargetkan penurunan tingkat pengangguran terbuka dari 5,79 persen menjadi 3,5 persen.
“Saya mendoakan untuk bisa segera mendapatkan pekerjaan, tetap harus dirawat Jakarta ini. Karena bagaimanapun, Jakarta sekarang ini identitasnya sudah menjadi simbol kota global dunia,” ujar Pramono.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Antara.
Untuk mencapai target penurunan pengangguran tersebut, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta mengintensifkan pelatihan bahasa asing bagi para pencari kerja. Langkah ini disiapkan untuk mendukung penyaluran tenaga kerja ke sejumlah negara mitra seperti Singapura, Jepang, Timur Tengah, Taiwan, hingga Hong Kong.
“Yang bahasanya belum bagus, bisa memanfaatkan fasilitas yang dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta, ada yang namanya Mobile Training Center untuk pelatihan bahasa,” kata Pramono.