Presiden Prabowo Subianto. Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden.
Presiden Puji Pengabdian dan Pengorbanan Prajurit di HUT ke-81 TNI
Fachri Audhia Hafiez • 5 October 2026 10:35
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pujian dan terima kasih kepada seluruh jajaran prajurit TNI atas dedikasi serta pengorbanan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI di Markas Besar (Mabes) TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin, 5 Oktober 2026.
"Terima kasih atas kesetiaan para prajurit. Terima kasih atas pengabdian Saudara-saudara. Terima kasih atas pengorbanan Saudara-saudara dalam menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah, memperkokoh persatuan bangsa, serta melindungi seluruh rakyat Indonesia," ujar Prabowo dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV, Senin, 5 Oktober 2026.
Kepala Negara juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada segenap keluarga besar TNI di seluruh penjuru Tanah Air. "Saya menyampaikan selamat Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia. Dirgahayu TNI!" tegas Prabowo.
Presiden juga menguraikan bahwa sejarah mencatat kekuatan TNI tidak pernah dapat dipisahkan dari rakyat sejak masa perjuangan kemerdekaan. Karakter dasar ini menjadikan TNI sebagai jati diri tentara rakyat, tentara nasional, dan tentara pejuang.
.jpeg)
Upacara peringatan HUT ke-81 TNI. Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden.
"Saudara-saudara, kekuatan TNI sejak lahir tidak pernah terpisahkan dari rakyat. TNI adalah tentara rakyat. TNI adalah tentara nasional. TNI adalah tentara pejuang," kata Prabowo.
Semangat historis tersebut selaras dengan tema peringatan HUT ke-81 TNI, yakni 'TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur'. Menurut Prabowo, tema ini memuat makna filosofis yang sangat mendalam bagi seluruh prajurit.
"Tema ini memiliki makna yang sangat penting. Saya katakan tadi, TNI lahir dari rakyat, TNI berjuang bersama rakyat. TNI adalah tentara pejuang kemerdekaan. Sebelum negara bisa memberi anggaran, TNI berdiri dari rakyat. Tanpa digaji, yang memberi makan TNI adalah seluruh rakyat Indonesia," kata Prabowo.