Pramono Sebut Jakarta jadi Epicentrum of Event Berdampak Ekonomi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Aris Setya.

Pramono Sebut Jakarta jadi Epicentrum of Event Berdampak Ekonomi

Fachri Audhia Hafiez • 8 November 2026 23:57

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menilai Jakarta telah menjelma menjadi episentrum berbagai kegiatan penggerak ekonomi, baik berskala nasional maupun internasional. Hal ini mampu menarik kunjungan wisatawan secara masif ke Ibu Kota.

"Itulah yang kemudian dirawat secara baik dan sekarang ini Jakarta menjadi hub baru, menjadi apa yang disebut dengan epicentrum of event," kata Pramono di Jakarta, dilansir Antara, Minggu, 8 November 2026.
 


Pramono menegaskan bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif memberikan dampak yang sangat signifikan bagi perekonomian daerah. Dampak positif ini tak terlepas dari pengelolaan momentum pertumbuhan yang tepat serta kebijakan tata kelola yang jauh lebih terbuka.

"Jakarta sekarang ini kunjungan wisata dan ekonomi kreatifnya memberikan dampak kepada Jakarta yang luar biasa. Karena memang kita buat lebih terbuka, transparan, dan kemudian momentumnya itu di-manajemen dengan baik," kata Pramono.

Ia mencontohkan kesuksesan Jakarta Running Festival (JRF) yang diikuti sekitar 37 ribu peserta, termasuk 1.000 peserta dari 58 negara, dengan perputaran ekonomi mencapai Rp175 miliar. Tak hanya JRF, konser musisi papan atas juga memberi kontribusi besar bagi perekonomian Jakarta.

Kesuksesan berbagai ajang ekonomi kreatif tersebut turut didukung oleh sistem transportasi Jakarta yang kian terintegrasi hingga ke wilayah penyangga.

"Sejak saya menjadi gubernur, saya atur yang disebut dengan Transjabodetabek. Dari Bogor ke Blok M, Karawang ke Blok M, Bekasi ke Blok M, Tangerang ke Blok M, Tangerang Selatan ke Blok M, dan juga ke Cawang, Dukuh Atas, dan sebagainya," ujar Pramono.

Integrasi layanan transportasi ini terbukti menurunkan tingkat kemacetan. Pemprov DKI juga mempermudah mobilitas warga dengan memberikan akses transportasi gratis bagi 21 golongan masyarakat.


Ilustrasi kawasan DKI Jakarta. Foto: Metrotvnews.com/Fachri Audhia Hafiez.

Dukungan terhadap perkembangan pariwisata Jakarta juga disampaikan Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, saat menghadiri ajang NHI Family Fun Walk and Charity. Ia berharap kolaborasi berbagai pihak dapat memperkuat sektor pariwisata nasional.

"Saya yakin pengembangan dan juga bertumbuhnya sektor pariwisata salah satunya adalah didukung oleh kerja-kerja dari Bapak Ibu, para alumni NHI. Kesolidan alumni ini menjadi penting untuk menguatkan sektor pariwisata Indonesia," ucap Ni Luh Puspa.

Sementara itu, Ketua Alumni NHI Bandung, Tantowi Yahya, menambahkan bahwa ajang tersebut digelar untuk menjalin silaturahmi serta mempererat kekeluargaan antaralumni.

"Inilah kekuatan alumni NHI yang bisa kita pergunakan untuk membangun bangsa dan negara. Mudah-mudahan melalui acara fun walk pada pagi hari ini akan tercipta jiwa-jiwa yang sehat dan waras," tutur Tantowi.

(Fachri Audhia Hafiez)