Presiden Serbia Aleksandar Vucic Umumkan Resign dalam Beberapa Pekan ke Depan

Presiden Serbia Aleksandar Vucic. (Anadolu Agency)

Presiden Serbia Aleksandar Vucic Umumkan Resign dalam Beberapa Pekan ke Depan

Willy Haryono • 28 June 2026 16:56

Beograd: Presiden Serbia Aleksandar Vucic mengumumkan akan mengundurkan diri dalam beberapa pekan ke depan, sekitar satu tahun sebelum masa jabatannya berakhir.

Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri unjuk dukungan bertajuk "Serbia – One Family" di depan Gedung Parlemen Serbia di Beograd pada Sabtu, 27 Juni 2026.

Dalam pidatonya, Vucic mengatakan dirinya hanya akan menjabat sebagai presiden untuk beberapa pekan lagi sebelum resmi melepaskan jabatan.

"Tidak ada yang berlangsung selamanya, dan syukurlah memang begitu," ujar Vucic, seperti dilansir dari Anadolu Agency.

Meski akan mundur dari kursi kepresidenan, Vucic menyatakan tetap siap membantu Partai Progresif Serbia (SNS) memenangkan pemilu mendatang apabila diminta.

Ia juga mengusulkan agar daftar calon partai dalam pemilu menggunakan nama "United Serbia" atau "Serbia Bersatu."

Selain mengumumkan rencana pengunduran dirinya, Vucic menegaskan Serbia akan tetap mempertahankan kebijakan netralitas militer, sambil melanjutkan proses integrasi ke Uni Eropa serta menjaga hubungan tradisional dengan China dan Rusia.

Menurutnya, Serbia harus mampu menjaga wilayah udaranya sendiri tanpa bergantung pada kekuatan militer asing. Vucic juga mengumumkan pemerintah akan meluncurkan sejumlah kebijakan baru pada Senin, termasuk bantuan keuangan bagi para pensiunan.

Terkait Kosovo, Vucic kembali menegaskan posisi Serbia bahwa status wilayah tersebut tidak dapat dinegosiasikan. "Kami selalu siap membahas banyak hal, tetapi kami tidak akan bernegosiasi mengenai wilayah Kosovo dan Metohija," katanya.

Kementerian Dalam Negeri Serbia menyatakan lebih dari 200.000 orang menghadiri unjuk dukungan "Serbia – One Family" di Beograd.

Baca juga:  Bentrokan Pecah di Serbia, Massa Tuntut Pemilu Dini

(Willy Haryono)