Hujan Picu Longsor di Lombok Barat, BNPB: Waspada Potensi Susulan

Titik tanah longsor di Desa Gunung Sari, Kec. Gunung Sari, Kab. Lombok Barat, Prov. Nusa Tenggara Barat, Senin (27/4). Foto: BPBD Kabupaten Lombok Barat

Hujan Picu Longsor di Lombok Barat, BNPB: Waspada Potensi Susulan

Lukman Diah Sari • 29 April 2026 16:47

Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat peristiwa longsor terjadi di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Menurut BNPB, bencana longsor terjadi akibat hujan intensitas sedang secara terus menerus pada Senin, 27 April 2026, pukul 15.00 Wita. 

"Wilayah terdampak yakni Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam keterangan resmi pada Rabu, 29 April 2026. 

Titik tanah longsor di Desa Gunung Sari, Kec. Gunung Sari, Kab. Lombok Barat, Prov. Nusa Tenggara Barat, Senin (27/4). Foto: BPBD Kabupaten Lombok Barat

Selain itu, kata Abdul, curah hujan yang tinggi juga menyebabkan kondisi tanah di beberapa titik menjadi labil. Akibatnya, tanah longsor terjadi di Dusun Balekuwu, Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sari pukul 17.15 Wita.

"Tercatat lima kepala keluarga (KK) terdampak mengungsi ke tempat kerabat," sebut dia.

Abdul mengungkap kerugian material di antaranya lima unit rumah dan satu akses jalan terdampak akibat peristiwa ini. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Lombok Barat untuk melakukan kaji cepat. 

"Hingga Selasa, 28 April, kondisi cuaca berangsur membaik, namun tanah di sekitar lokasi masih dalam kondisi labil," ungkap Abdul.

Selain itu, material longsor sebagian belum bisa dibersihkan dan akses masih jalan terganggu. Warga terdampak masih mengungsi di rumah kerabat.

"Situasi secara umum dalam keadaan aman dan terkendali, namun BPBD setempat tetap memberikan peringatan terhadap adanya potensi longsor susulan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi," pesan dia. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)