Petugas BPBD Nagan Raya melakukan upaya pemadaman kebakaran lahan di kawasan Kecamatan Tadu Raya. (ANTARA/HO-BPBD Nagan Raya)
Karhutla di Nagan Raya Meluas Hingga 60 Hektare
Silvana Febiari • 5 June 2026 06:32
Nagan Raya: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya, Aceh mengabarkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Desa Kayee Unoe, Kecamatan Darul Makmur dan Babah Lueng Kecamatan Tripa Makmur, meluas. Area yang terdampak kini telah mencapai sekitar 60 hektare.
“Dari total sekitar 60 hektare lahan yang terbakar, tim gabungan baru berhasil memadamkan sekitar 40 hektare, sisa lahan lainnya masih dalam proses penanganan intensif karena api berpotensi terus meluas,” kata Kepala BPBD Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Irfanda Rinaldi, dilansir dari Antara, Jumat, 5 Juni 2026.
Untuk mengatasi situasi ini, BPBD Nagan Raya telah mengerahkan dua unit mesin pompa air portable ke titik-titik api yang sulit dijangkau.
Irfanda mengatakan bencana kebakaran lahan yang melanda kawasan Kabupaten Nagan Raya pertama kali diterima oleh pihak BPBD dari personel pos pemadam Darul Makmur pada Jumat pekan lalu, 30 Mei 2026. Namun, api diperkirakan sudah mulai menyala dan membakar lahan sejak Kamis, 29 Mei 2026.
Irfanda menjelaskan tim gabungan di lapangan menghadapi tantangan yang cukup berat dalam menjinakkan si jago merah. Cuaca panas yang ekstrem disertai angin kencang membuat kobaran api cepat menyebar.
“Hembusan angin yang kencang di lokasi kejadian serta sangat terbatasnya sumber air bersih untuk menyuplai armada pemadam,” ujar.
.jpg)
Tim Manggala Agni berupaya memadamkan kepala api agar tak menjalar di Kecamatan Kandis Kabupaten Siak. ANTARA/HO-Manggala Agni
Ia menyebutkan, penanggulangan karhutla ini dilakukan secara bergotong-royong. BPBD Nagan Raya tidak bekerja sendirian, melainkan dibantu penuh oleh personel dari Polres Nagan Raya dan Kodim 0116 Nagan Raya.
“Tim gabungan ini terus berjibaku di lokasi demi menyekat pergerakan api agar tidak mendekati permukiman warga,” tuturnya.
Mengingat cuaca yang cerah dan angin yang bertiup kencang ke arah barat, BPBD Nagan Raya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kondisi kering seperti sekarang sangat rawan memicu bencana kebakaran yang lebih luas.