Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI
BMKG Peringatkan Kemarau di Babel Tahun Ini Lebih Panjang dan Kering
Lukman Diah Sari • 3 June 2026 17:05
Pangkalpinang: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memperkirakan musim kemarau di Kepulauan Babel lebih panjang dan kering. Lantaran, curah hujan rendah dampak fenomena alam El Nino Godzilla di daerah itu.
"Musim kemarau tahun ini lebih kering, sehingga berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan," kata Kepala BMKG Kepulauan Babel Eko Sulistyo Nugroho di Pangkalpinang, Rabu, 3 Juni 2026, melansir Antara.
Beberapa wilayah yang berpotensi kering yang lebih signifikan pada puncak musim kemarau, September 2026, yaitu Kabupaten Bangka Barat tersebar di Kecamatan Muntok, Simpang Teritip, dan Tempilang. Sementara di Kabupaten Bangka secara umum kondisi kering relatif merata pada puncak kemarau, terutama di Kecamatan Mendo Barat dan Merawang karena berpotensi menerima curah hujan lebih rendah dibandingkan daerah lainnya.
Menurut dia, potensi kekeringan di Kota Pangkalpinang diperkirakan relatif merata di seluruh kecamatan di kota ini. Sementara itu, sebagian besar wilayah Kabupaten Bangka Tengah diperkirakan mengalami kondisi kering yang serupa, dengan curah hujan sedikit lebih tinggi terjadi di sebagian Kecamatan Koba dan Lubuk Besar.

BMKG Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperkirakan musim kemarau 2026 di Kepulauan Babel lebih panjang dan kering. ANTARA/Aprionis
Kemudian di Kabupaten Bangka Selatan kondisi tersebut terjadi di Kecamatan Toboali, Tukak Sadai, Lepar Pongok, serta sebagian Kecamatan Air Gegas dan Pulau Besar. Sementara itu, potensi kekeringan di Kabupaten Belitung diperkirakan terjadi di wilayah bagian barat dan Belitung Timur diperkirakan di wilayah bagian timur.
"Wilayah prioritas kekeringan terkonsentrasi di Bangka Barat bagian barat, Bangka Selatan, Belitung bagian barat, dan Belitung Timur bagian timur karena diperkirakan menerima curah hujan lebih rendah dibandingkan wilayah sekitarnya selama puncak musim kemarau tahun ini," jelas dia.