Jemaah haji Kloter 5 Debarkasi Palembang, Sumatra Selatan 2026. ANTARA/HO-Kemenhaj Sumsel
Dua Haji Kloter 5 Asal Sumsel Wafat di Tanah Suci
Silvana Febiari • 9 June 2026 15:22
Palembang: Dua haji berasal dari Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) wafat saat menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci, Makkah, Arab Saudi. Keduanya merupakan anggota kelompok terbang (kloter) 5.
"Kami mengonfirmasi wafatnya dua jemaah asal kloter 5 saat menjalani ibadah di Tanah Suci, yakni Tamrin Zainudin Zakaria berusia 67 tahun dari Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dan Budi Prasodjo Soenom berusia 72 tahun dari Kota Palembang," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji (Kemenhaj) Sumsel M Arkan Nurwahiddin, dilansir dari Antara, Selasa, 9 Juni 2026.
Ia menyebutkan Budi Prasodjo meninggal pukul 10:20 WAS pada 6 Juni 2026 dimakamkan di Sharaya Makkah. Sementara Tamrin Zainudi Zakaria meninggal pada 7 Juni 2026, pukul 17:30 WAS, dimakamkan di Sharaya Makkah, setelah fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Meskipun diselimuti kabar duka, ia memastikan proses kepulangan 443 haji kloter 5 lainnya yang mendarat pada Senin siang, 8 Juni 2026, tetap berjalan lancar berkat koordinasi intensif seluruh unsur panitia penerimaan. Total jemaah yang telah dipulangkan melalui Debarkasi Palembang hingga saat ini 2.213 orang.
Pemerintah Provinsi Sumsel menyampaikan belasungkawa atas berpulang dua "tamu Allah" tersebut ke hadirat Sang Pencipta. ?Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekda Provinsi Sumsel Apriyadi, saat memberikan sambutan kedatangan jemaah di Aula Asrama Haji Sumsel, mengajak seluruh pihak mendoakan almarhum dan keluarga yang ditinggalkan.
"Kepada keluarga jamaah yang berpulang di Tanah Suci, kita doakan bersama semoga almarhum husnulkhatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujar dia.
.jpg)
Ilustrasi jemaah calon haji dari berbagai negara melakukan Tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. ANTARA/Andika Wahyu
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Palembang mencatat satu anggota jemaah tanazul (mutasi masuk) dari kloter 7 atas nama Muhammad Nuh yang ikut pulang lebih awal bersama rombongan kloter 5. Seluruh anggota jemaah yang tiba langsung diarahkan ke Asrama Haji untuk menjalani pemeriksaan kesehatan akhir serta administrasi sebelum diserahkan secara resmi ke daerah asal masing-masing.
PPIH menegaskan akan terus melakukan evaluasi berkala demi menjaga standar pelayanan prima pada kloter-kloter berikutnya.