Petugas darurat berada di lokasi serangan Rusia di Ukraina. (Anadolu Agency)
Serangan Besar Rusia Tewaskan Tujuh Orang di Berbagai Wilayah Ukraina
Willy Haryono • 25 April 2026 17:45
Dnipro: Sedikitnya tujuh orang tewas dalam serangan Rusia di berbagai wilayah Ukraina sepanjang malam, termasuk lima korban di kota Dnipro setelah sebuah bangunan apartemen dilaporkan terkena hantaman.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut serangan terbaru berlangsung “hampir sepanjang malam," sementara tim penyelamat masih mencari korban selamat di bawah reruntuhan pada Sabtu pagi, 25 April 2026.
Dikutip dari kantor berita BBC, serangan tersebut melibatkan ratusan drone dan rudal. Otoritas Ukraina menyatakan sebagian besar dari lebih dari 600 drone yang diluncurkan berhasil dicegat, dalam salah satu serangan terbesar dalam beberapa hari terakhir.
“Target utama adalah infrastruktur sipil di kota-kota. Bangunan tempat tinggal, energi, dan fasilitas usaha mengalami kerusakan,” tulis Zelensky di media sosial.
Selain Dnipro, serangan juga menyasar kota Chernihiv di utara, yang dilaporkan menewaskan dua orang, serta wilayah Odesa dan Kharkiv.
Di tengah serangan tersebut, jet tempur Inggris dikerahkan dari Rumania setelah drone Rusia terdeteksi di dekat perbatasan. Namun, Kementerian Pertahanan Inggris menegaskan bahwa pesawat mereka tidak menembak jatuh drone dan tidak memasuki wilayah udara Ukraina.
Serangan Balasan Ukraina
Sementara itu, Rusia mengklaim telah menembak jatuh 127 drone Ukraina di lebih dari 12 wilayahnya. Serangan balasan Ukraina dilaporkan menjangkau hingga Yekaterinburg, berjarak sekitar 1.600 kilometer dari perbatasan, yang menyebabkan enam orang terluka. Di wilayah Chelyabinsk, drone yang menargetkan fasilitas industri diklaim berhasil dicegat.Kementerian Pertahanan Rusia juga menyatakan telah menguasai desa Bochkove di wilayah Kharkiv. Namun, klaim tersebut belum dikonfirmasi oleh pihak Ukraina maupun sumber independen.
Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Rumania menyatakan sedang menyelidiki jatuhnya sebuah objek di wilayahnya dekat perbatasan Ukraina selama serangan berlangsung.
Dengan perundingan damai yang masih menemui jalan buntu, Ukraina terus mencari dukungan internasional. Pada Jumat, Zelensky bertemu Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, untuk membahas penguatan kerja sama pertahanan udara dan produksi militer bersama.
Baca juga: Serangan Drone Ukraina Hantam Pelabuhan Tuapse Rusia, Satu Orang Tewas