Presiden Prabowo Subianto saat mengunjungi korban kecelakaan kereta di RSUD Kota Berkas. Foto: Tangkapan layar Breaking News Metro TV.
Cegah Kecelakaan, Prabowo Bakal Bangun Flyover di Perlintasan Kereta Api Bekasi Timur
Husen Miftahudin • 28 April 2026 09:21
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan membangun flyover atau jalan layang guna menuntup perlintasan sebidang kereta api di sekitar wilayah Stasiun Bekasi Timur.
Perlintasan sebidang tersebut sebelumnya terjadi kecelakaan kereta jarak jauh Argo Bromo yang menabrak KRL Commuterline pada Senin malam, 27 April 2026. Insiden ini diduga dipicu tertempernya taksi Green SM yang mogok di perlintasan sebidang.
"Pemkot Bekasi minta dibuatkan flyover, dan bilang (untuk) keperluan kereta api dan sangat mendesak. Saya setuju untuk dibuat flyover, (anggarannya) langsung dari bantuan presiden," ucap Prabowo saat menjenguk korban kecelakaan di RSUD Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 28 April 2026.
| Baca juga: Presiden Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di RSUD Kota Bekasi |

(Ilustrasi, flyover di atas perlintasan sebidang kereta api. Foto: ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta)
RSUD Kota Bekasi paling banyak rawat korban luka
RSUD Kota Bekasi sendiri paling banyak merawat jumlah korban luka. Sementara ini, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan jumlah korban yang dievakuasi ke rumah sakit telah mencapai sebanyak 74 orang. "Posisi terakhir 59 (korban luka) dirawat di RSUD, 12 RS Primaya, dan 3 di RS Bela," kata Tri.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan perkembangan terbaru terkait korban jiwa akibat kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi. Total korban meninggal hingga pagi ini berjumlah tujuh orang.
"Sampai pada saat ini kami sudah mengevakuasi 81 penumpang kami yang luka-luka, kemudian ada tujuh penumpang kami yang sudah dinyatakan memang meninggal," kata Vice President Corcomm PT KAI Anne Purba dalam Breaking News Metro TV.