CEO Chateraise Holding Co. Ltd. Takako Saito. Foto: Metro TV/Richard Alkhalik
Pabrik Kedua Chateraise Indonesia Tingkatkan Kapasitas Produksi 10 Kali Lipat
Richard Alkhalik • 13 April 2026 16:50
?Bekasi: CEO Chateraise Holding Co. Ltd. Takako Saito mengungkapkan, pabrik kedua Chateraise diproyeksikan akan mendongkrak kapasitas produksi hingga 10 kali lipat. Pabrik yang mengintegrasikan teknologi Jepang dan bahan baku lokal ini ditargetkan mulai beroperasi dan memproduksi kue pada September 2027.
?"Dari nilainya, saat ini kapasitas produksinya mencapai 1,2 miliar Yen. Pabrik baru ini akan membuat kapasitasnya meningkat 10 kali lipat dari pabrik yang pertama," ujar Saito di Kawasan Industri Deltamas, Bekasi, Senin, 13 April 2026.
?Terkait jadwal operasional, Saito menjelaskan bahwa pembukaan fisik pabrik direncanakan pada Juli 2027. Kemudian dilanjutkan dengan produksi massal pada bulan September, dengan catatan proses konstruksi berjalan aman dan sesuai jadwal.

(Produksi PT Chateraise Indonesia. Foto: Metro TV/Richard Alkhalik?)
?Kolaborasi teknologi Jepang dan bahan baku lokal
?Pabrik kedua ini menjadi wujud nyata kerja sama strategis antara Jepang dan Indonesia. Saito mengungkapkan, Jepang akan memberikan dukungan penuh berupa transfer teknologi produksi dan manufaktur terkini ke Indonesia.?"Dari pihak Jepang, dukungannya berupa transfer teknologi produksi. Jadi, kue yang tadinya dibuat secara manual, bagaimana caranya bisa difabrikasi atau diproduksi massal. Sedangkan dari sisi Indonesia, dukungannya adalah pasokan bahan baku yang sangat beragam dan kaya," jelasnya.
?Menjawab tantangan terkait perbedaan bahan baku, ia memastikan meskipun ada penyesuaian porsi atau kandungan resep awal untuk mengakomodasi bahan baku lokal, standar pengolahan konsep Jepang akan terus diawasi. Sasarannya adalah memastikan kualitas khas Jepang tetap terjaga.
?Bidik ekspor dan ekspansi 20 gerai
Sejak hadir di Indonesia pada 2017, Chateraise kini memiliki lebih dari 60 toko ritel serta pembangunan fasilitas produksi di dalam negeri. Saito juga mengatakan peningkatan kapasitas produksi tidak hanya ditujukan untuk pasar domestik, melainkan ekspor Chateraise ke negara-negara tetangga.?Saito menyebut bahwa produk-produk dari Chateraise ini diharapkan dapat memenuhi permintaan ekspor ke sejumlah negara di kawasan Asia dan ASEAN, meneruskan jejak ekspor dari Jepang yang sudah berjalan ke Singapura, Hong Kong, Taiwan, dan Vietnam.
?Seiring dengan kesiapan produksi kedepannya, Chateraise tengah menyiapkan strategi ekspansi, perusahaan akan menargetkan pembukaan puluhan gerai baru setiap tahunnya yang akan disebar di Indonesia.
?"Rencananya setiap tahun ditambah 20 gerai. Saat ini sedang dirancang rencana detailnya. Pokoknya maunya tersebar, supaya seluas mungkin areanya yang tercakup," ungkap Saito.