Ilustrasi Pexels
Tak Kelayapan saat WFH, ASN Pemkot Bekasi akan Diawasi dengan GPS
Ahmad Nur Hidayat • 9 April 2026 11:58
Bekasi: Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memastikan penerapan work from home (WFH) untuk aparatur sipil negara (ASN) di hari Jumat akan dilakukan pengawasan secara ketat. Kebijakan ini demi mendukung efisiensi energi imbas konflik global.
Wakil Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe menegaskan, WFH hari Jumat akan tetap diatur secara ketat. Pemkot Bekasi akan melakukan pendeteksian melalui data GPS terhadap para ASN. Kendaraan dinas juga akan dipasangi alat GPS.
Pemkot Bekasi turut menerapkan kebijakan WFH di hari Jumat sesuai arahan pemerintah pusat. Hal ini dilakukan demi mendukung efisiensi energi sebagai imbas perang global di Timur Tengah.
Menurut Wakil Wali Kota Bekasi, Harris Bobihoe, WFH akan tetap diatur. Terkait jika ada pelanggaran ASN yang memanfaatkannya sebagai libur panjang, pihaknya akan mendeteksi para ASN melalui pengaktifan sistem Global Positioning System (GPS). Kendaraan dinas pun akan dilakukan pemasangan alat GPS.
"WFH akan tetap diatur. Jika ada pelanggaran ASN memanfaatkannya sebagai libur panjang, kami akan mendeteksi melalui pengaktifan GPS. Kendaraan dinas pun akan dipasangi alat GPS," ujar Harris Bobihoe di Bekasi, Kamis, 9 April 2026.
Wakil Wali Kota menambahkan, terkait sanksi bagi ASN nakal yang memanfaatkan WFH sebagai long weekend, pihaknya masih menyusun sanksi yang tepat namun tetap objektif berdasarkan absensi. (Ahmad Nur Hidayat)
(1).jpg)
Ilustrasi Medcom.id