Presiden Amerika Serikat Donald Trump. The New York Times
Trump Ancam NATO Akan Ditinjau Serius Usai Absen di Konflik Iran
Muhammad Reyhansyah • 13 April 2026 18:05
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan bahwa NATO akan menghadapi “peninjauan yang sangat serius” setelah dinilai gagal memberikan dukungan kepada Washington dalam konflik melawan Iran.
Pernyataan itu disampaikan Trump kepada wartawan setibanya di Joint Base Andrews, Maryland, pada Minggu malam. Ia mengungkapkan kekecewaan mendalam terhadap aliansi militer tersebut.
“Saya sangat kecewa dengan NATO,” kata Trump, dikutip dari Anadolu, Senin, 13 April 2026.
“Mereka tidak ada untuk kami. Kita mengeluarkan triliunan dolar untuk NATO, tetapi mereka tidak hadir untuk kami,” tambah Trump.
Trump kembali menegaskan kritiknya dengan menyebut bahwa NATO tidak memberikan dukungan ketika dibutuhkan, meskipun kini aliansi tersebut dinilai mulai menunjukkan respons.
“Ingat apa yang saya katakan. NATO tidak ada untuk kita. Sekarang mereka ingin muncul, tetapi tidak ada lagi ancaman nyata. Namun NATO tidak ada untuk kita,” ujar Trump.
Selain itu, Trump juga mempertanyakan tujuan utama pembentukan NATO. Ia menyinggung besarnya kontribusi Amerika Serikat yang selama ini digunakan untuk membantu negara-negara anggota, khususnya dalam menghadapi Rusia.
“Kita telah menghabiskan triliunan dolar untuk NATO guna membantu mereka menjaga keamanan, sebenarnya terhadap Rusia,” kata Trump, seraya menambahkan bahwa ia sejak lama memandang hal tersebut sebagai sesuatu yang “sedikit tidak masuk akal.”
Ia menegaskan bahwa peran NATO ke depan akan berada di bawah evaluasi mendalam. “Peran aliansi ini akan berada dalam peninjauan yang sangat serius,” ujar Trump.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com