Pencarian Korban Longsor Sembahe Disetop Sementara

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika. ANTARA/HO-Basarnas Medan

Pencarian Korban Longsor Sembahe Disetop Sementara

Lukman Diah Sari • 8 April 2026 17:19

Medan: Kantor Basarnas Kelas A Medan bersama tim SAR gabungan menghentikan sementara proses pencarian dan pertolongan (SAR) bencana longsor di Desa Sembahe, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara. Kini dilakukan pemantauan.

"Prosesnya kita lanjutkan dengan pemantauan," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika di Deliserdang, Rabu, 8 April 2026, melansir Antara.

Ia mengatakan, penghentian sementara seiring dengan telah ditemukannya enam korban yang dilaporkan pada peristiwa tersebut. Sebanyak lima orang ditemukan meninggal, dan satu orang luka.

"Untuk SAR dilanjutkan dengan pemantauan di Pos SAR ini sambil menunggu manakala ada korban-korban yang dikhawatirkan ikut tertimbun material longsor," jelas dia.


Korban bencana tanah longsor di Desa Sembahe Kecamatan Sibolnagit Kabupaten Deliselirdang ANTARA/HO-BPBD Sumut

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara sebelumnya menyebut sebanyak lima orang meninggal akibat bencana tanah longsor di Desa Sembahe. Korban telah ditemukan yakni Gobal Sembiring 39 tahun, Riski Sembiring 14 tahun, Boy Simorangkir 51 tahun, Rosmawati Br Ginting 49 tahun, dan Jamillah Br Ginting 48 tahun.

Para korban yang meninggal dunia merupakan warga sekitar yang tempat tinggalnya tertimpa reruntuhan longsor. Sementara korban selamat adalah Sehat Br Taringan (65) yang saat ini tengah mendapatkan perawatan intensif.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)