Bendera negara Yaman. (Anadolu Agency)
Presiden Yaman Perintahkan Pasukan Siaga Maksimal usai Bentrok dengan Houthi
Willy Haryono • 6 July 2026 12:56
Aden: Ketua Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman Rashad Al-Alimi memerintahkan pasukan pemerintah mempertahankan kesiapsiagaan militer tertinggi menghadapi kelompok Houthi setelah bentrokan mematikan terjadi di kawasan strategis pantai barat negara itu.
Kantor berita resmi Yaman, SABA, melaporkan bahwa Al-Alimi telah menerima laporan situasi melalui sambungan telepon dari anggota Dewan Kepemimpinan Presiden, Tareq Saleh, setelah pasukan pemerintah menggagalkan serangan Houthi di selatan Provinsi Al Hudaydah.
Saleh mengatakan pasukannya berhasil menggagalkan upaya penyusupan ke garis depan dan memukul mundur para penyerang setelah menimbulkan banyak korban di pihak Houthi.
Al-Alimi kemudian menginstruksikan pasukan pemerintah untuk tetap berada dalam tingkat kesiapsiagaan tertinggi.
"Penting untuk mempertahankan kesiapsiagaan maksimum dan memperkuat koordinasi antarunit militer guna menjaga garis depan yang bersatu, menggagalkan upaya musuh, serta melindungi warga negara dan kepentingan nasional," ujar Al-Alimi, dikutip dari Yeni Safak, Senin, 6 Juli 2026.
Menteri Negara Yaman Walid Al-Qudaimi mengatakan sedikitnya 15 prajurit pemerintah dan 50 pejuang Houthi tewas dalam bentrokan sengit di selatan Al Hudaydah pada Minggu.
Bentrokan tersebut menjadi salah satu yang paling mematikan sejak gencatan senjata yang dimediasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mulai berlaku sekitar empat tahun lalu.
Yaman relatif berada dalam kondisi tenang sejak April 2022 setelah hampir 12 tahun perang antara pasukan pemerintah dan Houthi.
Kelompok Houthi menguasai ibu kota Sanaa dan sejumlah wilayah lainnya sejak September 2014.
Konflik berkepanjangan itu telah menghancurkan sebagian besar infrastruktur Yaman dan memicu salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia. Hingga kini, upaya perdamaian yang dimediasi PBB belum menghasilkan penyelesaian politik yang permanen. (Kelvin Yurcel)
Baca juga: Belasan Tentara Yaman Tewas dalam Bentrokan dengan Houthi di Dekat Hodeidah