137 Personel Polri Diberangkatkan Perkuat Penanganan Gempa NTT

Ratusan personel Polri mengikuti apel sebelum diterbangkan untuk memperkuat dampak gempa bumi magnitudo 7,7 yang terjadi di wilayah NTT, di Jakarta. Foto: ANTARA/HO-Divisi Humas Polri

137 Personel Polri Diberangkatkan Perkuat Penanganan Gempa NTT

Fachri Audhia Hafiez • 16 August 2026 14:33

Jakarta: Polri menerbangkan sebanyak 137 personel ke wilayah terdampak bencana gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengiriman personel untuk tahap awal ini guna membantu penanganan pascabencana.

“Terdiri dari personel SAR Brimob sebanyak 101 personel, personel Disaster Victim Identification (DVI) dan Dokkes sebanyak 14 personel, personel humas sembilan personel, personel Slog tiga personel, dan personel Propam 10 personel. Total sekitar 137 personel,” ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, dilansir Antara, Minggu, 16 Agustus 2026.
 


Johnny menjelaskan bahwa ratusan personel tersebut diberangkatkan menuju Flores sejak Sabtu, 15 Agustus 2026 malam. Pengerahan 137 personel ini menjadi bagian awal dari total 260 personel yang disiapkan Polri untuk mendukung seluruh proses penanggulangan bencana di lapangan.

Ia menambahkan, kehadiran tim gabungan tersebut difokuskan untuk mempercepat proses evakuasi, pencarian dan pertolongan korban, pelayanan medis, identifikasi, hingga pemulihan kondisi masyarakat terdampak.

“Prioritas utama Polri saat ini adalah memastikan keselamatan masyarakat, melakukan evakuasi, memberikan pertolongan kepada korban, serta memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera ditangani,” kata Johnny.


Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir (kedua kanan). Foto: ANTARA/HO-Divisi Humas Polri.

Johnny menegaskan bahwa Polri siap menambah pengerahan kekuatan pasukan serta logistik sesuai dengan perkembangan situasi dan kebutuhan riil masyarakat di lokasi bencana.

“Polri akan terus hadir dan memberikan dukungan maksimal dalam proses evakuasi, pencarian dan pertolongan, pelayanan kesehatan, pemenuhan kebutuhan masyarakat serta penanganan dampak bencana di wilayah Flores dan NTT,” ucap Johnny.

Sebelumnya, jajaran Polda NTT dan para Kapolres di wilayah terdampak telah diperintahkan untuk langsung turun ke lapangan berkolaborasi dengan instansi terkait. Sejumlah posko bantuan dan tempat pengungsian juga telah didirikan di area aman untuk mendukung penanganan darurat.

(Fachri Audhia Hafiez)