Potensi Gagal Panen akibat El Nino Dipastikan Tak Besar

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. Foto: Metrotvnews.com/Kautsar Widya Prabowo.

Potensi Gagal Panen akibat El Nino Dipastikan Tak Besar

Kautsar Widya Prabowo • 28 July 2026 17:15

Jakarta: Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan ancaman gagal panen akibat fenomena El Nino masih dalam kondisi terkendali. Ketersediaan stok pangan nasional dipastikan tak terganggu.

"Mungkin ada (potensi gagal panen, tapi) kecil-kecil, tapi itu tidak akan berpengaruh pada stok nasional," kata Amran saat ditemui wartawan, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 28 Juli 2026.
 


Amran optimistis kondisi tersebut tidak akan memicu kenaikan harga bahan pokok, khususnya beras. Pemerintah telah menyiapkan cadangan beras yang dinilai cukup untuk menjaga stabilitas pasokan di pasar.

"Insya Allah enggak. Justru kalau ada yang butuh beras, ada di gudang. Sekarang stok sekitar 5,2 juta ton," ujar Amran.

Ia menjelaskan pemerintah telah mengantisipasi dampak musim kemarau dengan memastikan produksi tetap berjalan di lahan beririgasi. Selain itu, stok pangan yang tersedia dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga memasuki musim panen raya berikutnya.


Ilustrasi. Foto: Dok. MI.

Menurut Amran, saat ini terdapat standing crop atau tanaman padi yang sedang tumbuh dengan potensi produksi sekitar 10-11 juta ton. Sementara itu, stok beras yang berada di rumah tangga, hotel, restoran, dan sektor horeka diperkirakan mencapai 12 juta ton, ditambah cadangan beras pemerintah di Bulog sekitar 5 juta ton.

"Kalau kita hitung, stok ini masih cukup sekitar 10 bulan ke depan. Maret nanti sudah masuk panen puncak, jadi aman," ucap Amran.

(Fachri Audhia Hafiez)