Kapal nelayan di kawasan pesisir Gunungkidul dihantam gelombang tinggi. Dokumentasi/Satlinmas Rescue Istimewa
Gelombang Tinggi Hantam Pantai Selatan DIY, Perahu hingga Bangunan Rusak
Ahmad Mustaqim • 11 August 2026 20:03
Yogyakarta: Gelombang tinggi menghantam kawasan pantai selatan atau pesisir Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Hantaman ombak terjadi di wilayah Kabupaten Gunungkidul hingga Kabupaten Kulon Progo.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi I Pantai Wediombo, Sunu Handoko Bayu Sagara mengatakan gelombang tinggi menerjang kawasan pantai di Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul. Gelombang tersebut menghantam sejumlah bangunan dan benda di kawasan pantai.
"Terdapat satu warung kecil pinggir pantai rusak ringan di Pantai Jungwok," kata Sunu saat dihubungi pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Baca Juga :
Sunu mengatakan gelombang tinggi hari ini diperkirakan mencapai 18 feet. Ketinggian gelombang diperkirakan menurun hingga sore hari.
"(Gelombang tinggi) kemungkinan (kekuatannya) akan naik Kamis 13 Agustus malam sampai Jumat, 14 Agustus siang," ujarnya.
Ia mengatakan gelombang tinggi telah terjadi dalam beberapa hari terakhir. Informasi tersebut telah disampaikan kepada nelayan dan masyarakat pesisir agar meningkatkan kewaspadaan.
"Kalau orang dulu disebut (gelombang tinggi) laut selatan sedang menyapu," ucapnya.

Ilustrasi kapal nelayan. (Metrotvnews.com)
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron, Marjono mengatakan gelombang tinggi juga menjangkau kawasan Pelabuhan Gesing dan Pantai Baron. Dampaknya, sejumlah perahu rusak dan masih dalam pendataan.
"Untuk di Pantai Baron ada perahu yang terseret dan tenggelam tapi sudah dievakuasi," ujar Marjono.
Gelombang tinggi juga terjadi di sepanjang pantai selatan wilayah Kabupaten Kulon Progo, yakni dari Pantai Trisik hingga kawasan Pantai Congot/Mangrove Pasir Mendit. Berdasarkan informasi yang dihimpun Metrotvnews.com, dampak gelombang tinggi juga merusak sejumlah kapal nelayan hingga bangunan.