Ketum Partai NasDem Surya Paloh. Foto: Metro TV/Damar.
Surya Paloh Beberkan Usulan NasDem terkait Ambang Batas Parlemen
Muhammad Adyatma Damardjati • 19 September 2026 23:51
Jakarta: Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem Surya membeberkan usulan pihaknya terkait ambang batas parlemen dalam revisi Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. NasDem mengusulkan syarat partai politik masuk DPR dinaikan.
"NasDem mengusulkan 7 persen," kata Surya Paloh di NasDem Tower, Sabtu, 19 September 2026.
Surya Paloh mengatakan usulan tersebut merupakan garis partai yang konsisten diperjuangkan NasDem dari pemilu ke pemilu. Salah satu pertimbangan utamanya yaitu selected partai
"Pertimbangan kita adalah selected partai. Lebih sedikit partai untuk mengatur lalu lintas jalannya demokrasi di negeri ini," ungkap Surya Paloh.
"Belum berarti pandangan ini absolut benar di mata kawan-kawan lain, dan kami menghargai juga perbedaan itu. Tapi bagi kami, selected partai itu jelas lebih efektif jalannya demokrasi kita," sebut Surya Paloh.
Surya Paloh menyebut survei NasDem saat ini berada di angka 4 persen. Namun, ia menegaskan partainya tetap konsisten dengan usulan ambang batas parlemen dengan risiko tidak lolos ke Senayan demi kepentingan nasional.
"Walaupun surveinya NasDem 4 persen. Jadi NasDem itu mengikhlaskan dirinya kalau dia enggak masuk di parlemen karena parliamentary threshold-nya tinggi," tegas Surya Paloh.

Kawasan Komples Parlemen. Foto: Metrotvnews.com/Fachri.
Surya Paloh menegaskan usulan 7 persen bukan harga mati. Ia membuka ruang bagi partai lain untuk memberikan masukan dalam pembahasan.
"Enggak bersikeras kali. Usulan pertama 7 persen. Kawan-kawan lain boleh berbicara," ujar Surya Paloh.
Surya Paloh juga mendorong agar pembahasan revisi UU Pemilu diselesaikan tahun ini. Sebab, keberadaan payung hukum pemilu tersebut dinilai sangat strategis.
"Tahun ini bisa diselesaikan kan jauh lebih baik. Kenapa kita harus tunggu tahun depan? Undang-undang pemilu ini paling strategis sekali," kata Surya Paloh.