Kemendagri Perkuat Kompetensi ASN Berbasis Merit Sistem

Sekretaris BSKDN Kemendagri, Noudy R.P. Tendean. Dok. Kemendagri

Kemendagri Perkuat Kompetensi ASN Berbasis Merit Sistem

Achmad Zulfikar Fazli • 11 March 2026 10:19

Jakarta: Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar workshop Penguatan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan ini untuk memperkuat kapasitas kelembagaan melalui pengelolaan sumber daya manusia (SDM) aparatur yang lebih profesional, terencana, dan berbasis merit sistem.

Sekretaris BSKDN Kemendagri, Noudy R.P. Tendean, mengapresiasi narasumber yang telah berbagi pemahaman terkait penguatan sistem merit dalam manajemen ASN. Menurut dia, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas SDM di lingkungan BSKDN.

“Penyelenggaraan workshop ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam memperkuat kapasitas kelembagaan BSKDN melalui pengelolaan sumber daya manusia aparatur yang lebih profesional, terencana, dan berbasis merit sistem,” ujar Noudy dalam keterangannya, dikutip pada Rabu 11 Maret 2026.

Dia menjelaskan, dalam era birokrasi modern saat ini, penguatan manajemen talenta ASN menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung terwujudnya birokrasi yang profesional, adaptif, kompeten, dan berdaya saing. Hal tersebut sejalan dengan amanat reformasi birokrasi yang berjalan sejak era reformasi 1998.

Menurut dia, penerapan manajemen talenta diperlukan guna memastikan setiap ASN yang memiliki potensi dan kompetensi terbaik dapat dipersiapkan, serta dikembangkan secara optimal untuk menduduki posisi-posisi strategis dalam organisasi.

"Setiap ASN memiliki potensi dan kompetensi terbaik yang kemudian dapat dipersiapkan serta dikembangkan secara optimal untuk menduduki posisi- posisi strategis dalam organisasi. Itu letak pentingnya dari manajemen talenta," tegas dia.

Noudy mengungkapkan kualitas SDM di lingkungan BSKDN telah menunjukkan capaian yang membanggakan. Hal tersebut tercermin dari berbagai prestasi yang diraih ASN BSKDN dalam sejumlah kegiatan pengembangan kompetensi dan pendidikan kedinasan.

"Tim dari BSKDN menunjukkan berbagai prestasi dari peringkat pertama, maupun peringkat yang kedua. Ini menunjukkan bahwa kualitas SDM yang ada di BSKDN itu sangat mumpuni," ungkap dia.
 

Baca Juga: 

Kemenimipas Mulai Seleksi Calon Kepala BPSDM



Ilustrasi ASN. MI/Ramdani

Noudy menekankan, peningkatan kompetensi merupakan hak sekaligus kebutuhan ASN dalam menghadapi dinamika birokrasi yang semakin kompleks. Oleh karena itu, setiap kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan harus dimanfaatkan secara optimal sebagai bagian dari pengembangan diri.

“Jadi saya berharap workshop manajemen talenta saat ini memberikan semangat bagi kita semua ASN di lingkungan BSKDN untuk menggali dan mengembangkan segala potensi yang dimiliki," ujar dia.

Sementara itu, perwakilan dari Kedeputian Bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Junaidi Sinaga, menjelaskan sistem merit menjadi fondasi penting dalam pengelolaan ASN yang profesional dan berintegritas. Hal ini sejalan dengan grand design manajemen ASN 2025–2045 dan reformasi birokrasi menuju world class bureaucracy 2045.

“Tentu di sana adalah tujuannya bagaimana menghadirkan ASN yang berintegritas, aktif dan kompeten untuk sampai pada goals bersama ini,” ujar dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)