Kementerian Lingkungan Hidup Kirim Tim Usut Pencemaran di Sungai Cisadane

Sungai Cisadange. Foto: Antara

Kementerian Lingkungan Hidup Kirim Tim Usut Pencemaran di Sungai Cisadane

M Sholahadhin Azhar • 11 February 2026 11:10

Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) mengirimkan tim ke Sungai Cisadane. Tim mendalami dugaan pencemaran akibat insiden kebakaran gudang pestisida di Tangerang Selatan (Tangsel).

"Ya, tim KLH/BPLH dari Kedeputian Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) dan Pusarpedal (Pusat Sarana Pengendalian Dampak Lingkungan) sedang di lapangan," kata Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLH/BPLH Rasio Ridho Sani, dikutip dari Antara, Rabu, 11 Februari 2026.

Diduga telah terjadi pencemaran sungai akibat insiden kebakaran gudang pestisida di Taman Tekno, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan pada Senin, 9 Februari 2026.
 


Kebakaran itu disinyalir menyebabkan dampak serius terhadap lingkungan sekitar dengan kondisi sungai di sekitar lokasi dilaporkan tercemar, ditandai dengan perubahan kondisi air serta ikan yang mengapung akibat tercemar pestisida.

Seperti dilaporkan sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel menyebutkan dugaan cemaran aliran kali berasal dari gudang penyimpanan bahan kimia pestisida.


Sungai Cisadange. Foto: Antara

Kepala Seksi Pengendalian, Pencemaran dan Pengawasan Lingkungan (P3L) DLH Tangsel Hadiman mengatakan berdasarkan hasil penelusuran lapangan ditemukan adanya sumber pencemaran yang berasal dari cairan kimia.

"Iya dari cairan kimia di lokasi kebakaran gudang pestisida," ucapnya pada Selasa, 10 Februari 2026.

Dia mengatakan cairan kimia tersebut berasal dari gudang penyimpanan pestisida yang di Kota Tangsel, di mana, gudang itu terjadi kebakaran sehingga sejumlah bahan kimia dilakukan penyemprotan oleh damkar dan tersebar ke bantaran kali.

Akibat kejadian tersebut, kondisi aliran kali mengalami perubahan warna dan berbau. Bahkan, ikan yang berada dalam aliran kali itu mengambang mati akibat terpapar cairan pestisida dari lokasi gudang penyimpanan yang kebakaran.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)