Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar, usai Muskerwil. (MTVN/Amal)
Didominasi Pengurus Muda, PKB Jatim Bidik 60 Persen Suara Milenial dan Gen Z
Amaluddin • 14 February 2026 19:09
Surabaya: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur resmi memasuki fase baru konsolidasi politik. Pengukuhan kepengurusan DPW PKB Jatim periode 2026–2031 dirangkai dengan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) dan orientasi politik pengurus.
Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar, menegaskan kepengurusan baru didominasi kalangan muda untuk menjawab perubahan demografi pemilih pada pemilu dan pilkada mendatang.
“Alhamdulillah hari ini DPW PKB Jatim dengan pasukan baru yang relatif muda bisa melaksanakan pengukuhan, Muskerwil, sekaligus orientasi politik untuk pengurus periode 2026–2031,” kata Halim di Surabaya, Sabtu, 14 Februari 2026.

Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar, usai Muskerwil. (MTVN/Amal)
Menurut dia, peta pemilih di Jawa Timur ke depan akan didominasi generasi milenial, Gen Z, hingga generasi Alpha. Kelompok usia produktif dan pemilih pemula diproyeksikan menjadi mayoritas.
“Kita sudah menyiapkan diri untuk menyongsong sekitar 60 persen pemilih dari milenial, Gen Z, dan level Alpha. Karena itu targetnya khusus, langkahnya khusus, dan strateginya juga berbeda dengan prioritas sebelumnya,” tegasnya.
Halim menyebut regenerasi kepengurusan bukan sekadar pergantian usia, melainkan perubahan cara kerja partai agar lebih dinamis dan responsif terhadap isu generasi muda.
Terkait strategi teknis meraih 60 persen suara pemilih muda, Halim enggan membeberkan secara rinci. Ia menilai generasi muda merupakan subjek politik yang kritis dan digital, sehingga membutuhkan pendekatan berbeda.
"Strateginya pasti ada, tapi tidak mungkin kami sampaikan. Nanti khawatir ditiru partai lain. Yang jelas, akan ada pendekatan khusus untuk Gen Z dan menyongsong generasi Alpha,” pungkas Halim.