Ilustrasi. Foto: Freepik.
Bitcoin Naik 2%, Tembus USD80 Ribu Didorong Sentimen Risiko yang Menguat
Eko Nordiansyah • 28 August 2026 10:05
New York: Harga Bitcoin bergerak naik pada Kamis, 27 Agustus 2026, menembus level USD80 ribu di tengah dorongan sentimen risiko dari sektor teknologi AS, menyusul hasil kinerja kuartalan yang luar biasa dari Nvidia yang memperbaiki sentimen pasar. Para pelaku pasar kripto juga menantikan pidato Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, di Jackson Hole.
Secara umum, mata uang kripto baru saja mengalami reli besar pekan lalu, yang didorong oleh apa yang disebut sebagai debasement trade (perdagangan antisipasi penurunan nilai mata uang) di tengah aksi jual tajam pada obligasi Treasury AS.
Dikutip dari Investing, Jumat, 28 Agustus 2026, data uang kripto terbesar di dunia ini terakhir tercatat naik 1,9 persen ke level USD80.245,4.
Pasar menunjukkan reaksi minim terhadap data indeks harga PCE AS yang menunjukkan inflasi tetap stabil pada bulan Juli.
Namun, angka tersebut tetap jauh di atas target tahunan bank sentral sebesar dua persen, sehingga membuat pasar tetap waspada terhadap prospek kebijakan yang hawkis.
Suku bunga yang lebih tinggi dapat membatasi cakupan debasement trade, dengan fokus kini beralih ke pertemuan The Fed bulan September untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut.
Pasar juga mencerna laporan laba dan panduan kinerja yang sangat kuat dari raksasa kecerdasan buatan (AI) Nvidia; hal ini berpotensi menarik kembali modal ke saham-saham AI dan menjauhkannya dari kripto, sebuah tren yang terlihat sepanjang tahun ini.

(Ilustrasi. Foto: Freepik)
Konflik Timur Tengah dan regulasi AS menjadi sorotan
Pasar sebagian besar tetap berhati-hati di tengah sinyal yang beragam terkait konflik AS-Iran, terutama setelah laporan media Rusia minggu ini menyebutkan bahwa kesepakatan gencatan senjata sudah dekat.Secara terpisah, Iran dan Oman menyatakan telah mencapai kesepakatan mengenai jalur pelayaran komersial melalui Selat Hormuz, yang menyebabkan harga minyak turun tajam.
Penurunan harga minyak turut memicu optimisme akan inflasi yang lebih rendah dalam beberapa bulan mendatang, meskipun pasar tetap waspada terhadap kemungkinan lonjakan kembali harga minyak mentah akibat perkembangan baru di Timur Tengah.
Selain konflik Iran, perhatian juga tertuju pada perkembangan regulasi AS setelah Presiden Donald Trump menyerukan pengetatan aturan pada pekan lalu.
Coindesk melaporkan bahwa Securities and Exchange Commission (SEC) sedang berupaya memperkenalkan regulasi tambahan terkait layanan penyimpanan (custody) aset kripto.
Inti dari ketidakpastian regulasi AS ini adalah Clarity Act, sebuah rancangan undang-undang yang bertujuan menetapkan kerangka kerja lebih luas bagi aset kripto. Namun, pembahasan undang-undang tersebut sebagian besar mengalami kebuntuan di Kongres.
Harga altcoin ikut naik
Sebagian besar mata uang kripto lainnya mencatatkan kenaikan pada hari Kamis, mengikuti jejak Bitcoin.Ether, mata uang kripto terbesar kedua di dunia, naik 0,8 persen menjadi USD2.514,19, sementara XRP menguat lebih dari tiga persen.
BNB dan Cardano masing-masing naik 1,1 persen dan 1,8 persen, sedangkan Solana melonjak lebih dari sembilan persen.
Di kategori memecoin, Dogecoin naik 2,8 persen dan $TRUMP melesat 12,3 persen.