Ilustrasi. Dok. FEB UMSU
Lanskap Sosial Makin Kompleks, Perusahaan Dinilai Butuh Perkuat Ekosistem Kreatif
Achmad Zulfikar Fazli • 27 August 2026 16:17
Jakarta: Perusahaan dinilai membutuhkan penguatan ekosistem kreatif di tengah lanskap sosial yang semakin kompleks. Langkah ini penting untuk memperkuat kemampuan jaringan dalam membantu brand membangun relevansi, memperkuat koneksi audiens, dan mendorong pertumbuhan perusahaan.
Penguatan ini salah satunya dilakukan Feel Good Network dengan menggandeng Lengua, sebuah social-first creative agency, untuk menjadi bagian dari ekosistem kreatif independennya yang terus berkembang
Co-Founder & CEO of Feel Good Network, Wisnu Satya Putra, mengatakan bergabungnya Lengua bukan sekadar memperluas layanan yang ditawarkan, tetapi juga untuk memperkuat ekosistem yang telah dibangun perusahaan. Lengua dinilai bakal memperkuat kapabilitas jaringan dalam strategi media sosial, produksi konten, storytelling yang dirancang secara native untuk setiap platform, serta engagement berbasis creator.
“Ketika brand menghadapi platform sosial yang semakin kompleks, mereka membutuhkan para spesialis yang memahami budaya, algoritma, creator, dan konten, semuanya terhubung dalam satu strategi pertumbuhan. Inilah peran yang akan dimainkan Lengua di dalam Feel Good Network,” ujar Wisnu dalam keterangan tertulis, Kamis, 27 Agustus 2026.
Sementara itu, bagi Lengua bergabung dengan Feel Good Network memberikan ruang yang lebih besar untuk mengembangkan perspektif social-first melalui ekosistem yang lebih luas, bersama para spesialis di bidang brand, creative, content, creator, media, dan data.
“Kami tidak pernah menjadi agensi yang paling lantang di dalam sebuah ruangan, dan itu merupakan pilihan yang kami ambil secara sadar,” ujar Co-Founder & Managing Director Lengua, Darryl Driyarto Han.
Darryl mengatakan selama bertahun-tahun, pihaknya berfokus membangun craft, people, dan perspektif berbasis budaya yang berangkat dari pemahaman terhadap manusia sebelum platform. Menurut dia, bergabung dengan Feel Good Network dapat membawa perspektif tersebut ke panggung yang lebih besar, bersama para spesialis yang memiliki ambisi sama untuk menghasilkan karya yang lebih baik.
“Bagi kami, ini bukan tentang menjadi lebih lantang, tetapi tentang membangun sesuatu yang dapat bertahan dalam jangka panjang,” ujar Darryl.

Lengua, sebuah social-first creative agency, bergabung dengan Feel Good Network. Dok. Istimewa
Di dalam Feel Good Network, Lengua akan bekerja bersama unit-unit spesialis seperti Innercircle, 8RICKS, Tales Asia, serta tim lain yang bergerak di bidang content, creator, media, dan data.
Integrasi ini memperkuat kemampuan jaringan untuk menghadirkan spesialis yang tepat sesuai dengan setiap tantangan klien, mulai dari pengembangan brand platform dan full-funnel creative hingga social culture, produksi konten, community building, serta pertumbuhan yang dapat diukur.
Di samping itu, bergabungnya Lengua menjadi langkah berikut dalam ambisi Feel Good Network membangun ekosistem kreatif independen yang lebih terhubung di Asia Tenggara, sebuah ekosistem yang dirancang berdasarkan bagaimana brand ditemukan, dialami, dibagikan, dan dikembangkan oleh masyarakat saat ini.