Pencarian WN Spanyol Korban Kecelakaan Kapal di Labuan Bajo Diperpanjang Lagi

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah yang diduga korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Pulau Serai, kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/1/2026). ANTARA FOTO/Gecio Vania

Pencarian WN Spanyol Korban Kecelakaan Kapal di Labuan Bajo Diperpanjang Lagi

Lukman Diah Sari • 4 January 2026 19:53

Kupang: Tim SAR gabungan sepakat untuk memperpanjang kembali pencarian korban kecelakaan kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak empat orang warga negara asing (WNA) asal Spanyol inyatakan hilang dalam kecelakaan tersebut, dengan dua di antaranya telah ditemukan dalam keadaan meninggal.

“Kita lanjutkan lagi proses pencarian korbannya. Kami perpanjang lagi proses pencariannya selama tiga hari, “ kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator (SMC) yang dihubungi dari Kupang, Minggu, 4 Januari 2025, melansir Antara.

Empat orang yang hilang itu terdiri atas pelatih perempuan klub Sepak Bola Valencia FC dan tiga anaknya. Proses pencarian sudah dilakukan selama 10 hari. Setelah dilakukan perpanjangan pencarian sejak tanggal 2-4 Januari 2026.

Selama 10 hari pencarian, Tim SAR gabungan yang terdiri atas Kantor Pencarian dan Pertolongan, Ditpolairud Polda NTT, TNI AL, Bakamla dan pihak terkait lainnya berhasil menemukan jasad dua korban yang hilang. Pertama, anak berusia 12 tahun yang merupakan anak dari pelatih Valancia tersebut, sementara korban kedua yang ditemukan pada Minggu, 4 Januari 2026, adalah pelatih Valencia.

“Dengan diketemukan satu korban pagi tadi, tanda-tanda diketemukan korban yang lain ada, makanya kita perpanjang lagi selama tiga hari,” ujar dia.

Temuan Jenasah ke-2 Korban Kapal Motor Putri Sakinah/dok Ditpolairud Polda NTT

Jika selama tiga hari perpanjangan tidak ditemukan lagi korban yang lain, maka pencarian akan ditutup. Namun akan tetap dipantau.

"Kendala yang ditemukan di lapangan saat pencarian korban adalah faktor cuaca sulit diprediksi, tetapi proses pencarian tetap kita laksanakan," jelas dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)