Petugas melakukan pengujian keamanan pangan menggunakan food safety test kit di fasilitas SPPG Polri, disaksikan Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Dok. Metro TV)
Terapkan Standar Global, SPPG Polri Prioritaskan Food Safety dan Higienitas
Patrick Pinaria • 19 February 2026 17:48
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 gudang ketahanan pangan pada 13 Februari 2026. SPPG Polri dan gudang ketahanan pangan ini dibangun Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di berbagai wilayah Indonesia.
Peresmian ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program makan bergizi gratis. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan seluruh SPPG Polri dibangun dengan standarisasi nasional, mulai dari bahan baku hingga sistem sanitasi.
"Polri juga menempatkan aspek standarisasi mutu, higienitas, dan keamanan pangan sebagai prioritas utama. Saat ini, 201 SPPG Polri telah memiliki sertifikat higienis sanitasi, 119 SPPG telah mengantongi sertifikat halal, dan 147 SPPG memiliki sertifikat uji laboratorium air," ujar Kapolri.
Tim pengawas melakukan pengujian laboratorium di ruang food security SPPG Polri. Standar higienitas dan sertifikasi menjadi prioritas dalam setiap tahap produksi makanan. (Foto: Dok. Metro TV)
Untuk menjamin standar berjalan optimal, SPPG Polri dilengkapi filter air, water heater, biotank pengelolaan limbah, rak food tray UV, hingga steamer foodtray.
Presiden Prabowo Subianto meninjau fasilitas dapur produksi SPPG Polri yang dilengkapi sistem sanitasi dan peralatan modern untuk menjamin keamanan dan kualitas makanan. (Foto: Dok. Metro TV)
Selain itu, diterapkan prinsip food security dan food safety melalui penggunaan test kit sebagai quality control untuk memastikan bahan pangan aman dan layak konsumsi. Alat tersebut memeriksa empat parameter, yakni formalin, nitrit, sianida, dan arsen.
Presiden menilai penggunaan alat produksi dalam negeri tersebut menunjukkan capaian membanggakan. Ia menyebut hingga saat ini telah dihasilkan 4,5 miliar porsi makanan.
"Tadi saya lihat alat-alat yang digunakan dirintis oleh kepolisian. Saya lihat ada filter air, ada ultraviolet untuk membunuh bakteri di tray makanan. Ada food security test, food safety test yang diproduksi di dalam negeri yang tidak kalah dengan kualitas dunia. Ini sesuatu yang berprestasi," ujar Presiden Prabowo.
"Ini sesuatu yang membanggakan. Rakyat harus tahu ya. Kita sudah menghasilkan sampai hari ini 4,5 miliar porsi makanan. 4,5 miliar porsi dan kita masih ada kekurangan," tuturnya.
Peresmian ini menjadi tonggak sinergi Polri dalam mendukung program prioritas pemerintahan di bidang pemenuhan gizi nasional.