Gratis! Bogor Pamerkan Artefak Rasulullah SAW dan Sahabat Selama Ramadan

Lokasi pameran artefak Rasulullah SAW dan para sahabat di Laga Satria, kawasan Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. ANTARA/M Fikri Setiawan

Gratis! Bogor Pamerkan Artefak Rasulullah SAW dan Sahabat Selama Ramadan

Lukman Diah Sari • 18 February 2026 13:33

Bogor: Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menghadirkan pameran artefak Rasulullah SAW dan para sahabat selama Ramadan 1447 H di kawasan Pakansari, Cibinong. Kegiatan ini digelar untuk memberikan edukasi sejarah Islam serta mendukung pergerakan ekonomi UMKM.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menjelaskan lokasi pameran dipindahkan dari Masjid Nurul Wathon Stadion Pakansari ke Laga Satria Pakansari agar lebih nyaman bagi pengunjung, terutama mengingat intensitas hujan masih tinggi.

“Awalnya kami siapkan di Masjid Nurul Wathon, tetapi karena intensitas hujan masih cukup tinggi, kasihan jemaah jika selasar dipakai pameran. Maka, kami geser ke Laga Satria supaya lebih nyaman,” kata Rudy di Cibinong, Rabu, 18 Februari 2026, melansir Antara.

Lokasi pameran artefak Rasulullah SAW dan para sahabat di Laga Satria, kawasan Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. ANTARA/M Fikri Setiawan

Pemindahan lokasi juga dilakukan agar ibadah, khususnya shalat tarawih, tidak terganggu. Area Laga Satria yang lebih luas dan terlindungi memungkinkan pengunjung tetap dapat beribadah dengan mudah karena berdekatan dengan masjid.

Selain itu, Pemkab Bogor berkoordinasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM agar pelaku usaha mikro bisa terlibat di area luar pameran, sehingga ekonomi masyarakat ikut bergerak selama Ramadan.

Ketua Panitia, Rieke Iskandar atau Akew, menyebutkan pameran bertajuk Hasanah Ukhuwah menampilkan sekitar 45 artefak Rasulullah SAW, keluarga, dan para sahabat yang bersertifikat. Artefak-artefak tersebut didatangkan dari Malaysia dan pameran dijadwalkan berlangsung selama 30 hari hingga akhir Ramadan. Peresmian dijadwalkan Jumat, 2 Ramadan setelah salat Jumat.

Untuk kenyamanan, jumlah pengunjung dibatasi maksimal 40 orang per sesi. Pengunjung berikutnya menunggu hingga sesi sebelumnya selesai. Pameran ini terbuka untuk umum dan gratis.

“Kita batasi maksimal 40 orang supaya nyaman dan bisa mendapat penjelasan dari petugas. Kalau belum sampai 40 orang, tetap bisa masuk,” jelas Rieke.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)