Polresta Malang Kota mengantisipasi lonjakan arus kendaraan saat libur panjang Imlek 2026 yang berdekatan dengan momentum jelang Ramadan. (Istimewa)
Imlek 2026 dan Jelang Ramadan, Polresta Malang Kota Siaga di Titik Rawan Macet
Daviq Umar Al Faruq • 17 February 2026 08:21
Malang: Sebanyak 70 personel disiagakan Polresta Malang Kota untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan saat libur panjang Imlek 2026 yang berdekatan dengan momentum jelang ramadan. Langkah preventif ini difokuskan pada titik-titik rawan kemacetan di wilayah Kota Malang.
Pengamanan dipusatkan di Simpang 3 Jalan Ahmad Yani depan Malang Creative Center (MCC), kawasan Kayutangan Heritage di Jalan Basuki Rahmat, serta Jalan Laksamana RE Martadinata yang menjadi akses menuju Klenteng Eng An Kiong. Ketiga lokasi tersebut diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan seiring mobilitas warga dan wisatawan.
“Kami menyiagakan sekitar 70 personel untuk mengantisipasi kemacetan di Simpang 3 MCC, Kayutangan, dan depan Klenteng Eng An Kiong. Jika terjadi penumpukan, kami akan lakukan rekayasa lalu lintas,” ujar Rio, Selasa 17 Februari 2026.
Rekayasa arus akan diberlakukan apabila terjadi kepadatan dari pintu masuk kota hingga Jalan Letjen S Parman. Kendaraan dari arah utara rencananya dialihkan melalui Simpang Borobudur untuk mengurai antrean dan menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
Selain itu, kawasan Kayutangan Heritage di Jalan Basuki Rahmat dan Jalan RE Martadinata juga mendapat perhatian khusus petugas. Dua titik tersebut kerap dipadati wisatawan maupun warga yang beraktivitas, terutama saat libur panjang dan perayaan keagamaan.

Polresta Malang Kota mengantisipasi lonjakan arus kendaraan saat libur panjang Imlek 2026 yang berdekatan dengan momentum jelang Ramadan. (Istimewa)
Secara umum arus lalu lintas masih terpantau lancar di sebagian besar ruas jalan Kota Malang. Namun kepadatan mulai terlihat di kawasan Jembatan Brantas, Jalan Majapahit menuju Kayutangan, serta persimpangan Basuki Rahmat arah Bromo dan Semeru.
Kehadiran personel di lapangan menjadi bagian dari upaya pelayanan humanis kepolisian selama masa libur panjang. Aparat memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, tertib, dan kondusif di tengah potensi lonjakan kendaraan.