Viral, Teror Pocong Bercelurit Resahkan Warga Probolinggo

Tangkapan layar teror pocong di Probolinggo. Metro TV

Viral, Teror Pocong Bercelurit Resahkan Warga Probolinggo

Rudi UIhaq • 28 May 2026 17:26

Probolinggo: Aksi teror yang dilakukan oleh pocong palsu meresahkan warga Kelurahan Mangunharjo, Kota Probolinggo, Jawa Timur. Tiga orang pria yang diduga sengaja melakukan aksi tersebut sempat dikejar oleh warga setempat setelah salah satu dari mereka terlihat mengenakan kostum pocong sambil membawa senjata tajam jenis celurit.

Foto dan video amatir yang diambil sesaat setelah pengejaran itu pun dengan cepat menyebar luas di media sosial dan grup pesan berantai di kalangan warga. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Tajungan, tepatnya di jalur pintas atau jalan tembus yang berada di dekat area pemakaman. Jalan tersebut menghubungkan permukiman warga menuju Pasar Ikan dan Pasar Kronong Mayangan. Warga menyebut aksi pocong palsu itu kerap muncul sekitar pukul 02.00 dini hari.

Jalur tersebut memang dikenal sepi dan biasanya dilalui oleh warga yang hendak pergi berdagang ke pasar pada waktu subuh. Salah seorang warga bernama Soleha mengaku merasa ketakutan saat melihat sosok pocong tersebut. Ia bahkan menyebut bahwa pocong itu membawa senjata tajam jenis celurit. Warga pun khawatir aksi tersebut bukan sekadar lelucon atau candaan belaka, melainkan modus kejahatan yang memanfaatkan rasa takut masyarakat.

"Warga sempat mengejar, tetapi pelaku langsung kabur. Ternyata sudah ada dua orang temannya yang menunggu dengan sepeda motor. Dugaan warga, mereka adalah pelaku begal," kata Ketua RT setempat Saturi di Probolinggo, Kamis, 28 Mei 2026.
 


Usai kejadian tersebut, warga juga melakukan penyisiran di sekitar area makam untuk memastikan tidak ada pelaku lain yang bersembunyi ataupun kemungkinan adanya aksi jebakan kriminal lainnya.

Sementara itu, viralnya aksi pocong yang membawa celurit ini telah mendapat perhatian serius dari jajaran Polres Probolinggo Kota. Polisi saat ini masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku.


Pengamen berkostum pocong. Foto: Dok Antara

Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh isu yang beredar maupun menyebarluaskan informasi yang kebenarannya belum dapat dipastikan. Polisi juga meminta warga untuk tidak bertindak sendiri atau main hakim sendiri apabila nantinya berhasil menemukan pelaku.

"Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah percaya terhadap hoaks, dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian," ujar Zainullah.

(Whisnu M)