Adab dan Doa Setelah Minum Air Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Ilustrasi: Pexels

Adab dan Doa Setelah Minum Air Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Riza Aslam Khaeron • 9 September 2026 07:00

Jakarta: Air merupakan salah satu kebutuhan mendasar bagi kehidupan manusia. Selain membantu menghilangkan rasa haus, air sangat dibutuhkan tubuh untuk menunjang berbagai fungsi organ dan kesehatan sehari-hari.
 
Dalam ajaran Islam, aktivitas sederhana seperti minum tidak sekadar menjadi rutinitas fisik, melainkan juga bernilai ibadah serta menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Umat Islam dianjurkan untuk selalu mengiringi setiap nikmat minuman dengan doa dan rasa syukur.

Lantas, bagaimana bacaan doa setelah minum air? Berikut doa lengkap dalam tulisan Arab, latin, beserta artinya.
 

Doa Setelah Minum Air

Berikut bacaan doa setelah minum air sebagaimana dikutip NU Online dari kitab Maslakul Akhyar karya Sayid Utsman bin Yahya.



Alhamdulillahilladzi ja‘alahu ‘adzban furatan bi rahmatih, wa lam yaj‘alhu milhan ujajan bi dzunubina.

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan air ini tawar lagi segar berkat rahmat-Nya, dan tidak menjadikannya asin lagi pahit akibat dosa-dosa kami.”

Doa di atas mengandung ungkapan rasa syukur yang mendalam atas nikmat air bersih dan tawar yang diberikan oleh Allah SWT, sekaligus menjadi pengingat bagi manusia atas segala nikmat-Nya.
 

Anjuran Mengucapkan Hamdalah Setelah Minum

Selain memanjatkan doa khusus di atas, umat Islam pada dasarnya dianjurkan untuk senantiasa memuji Allah SWT dengan mengucapkan kalimat hamdalah setiap kali selesai makan maupun minum.

Dalam hadis sahih riwayat Muslim dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda:



Artinya: “Sesungguhnya Allah sangat rida kepada seorang hamba yang memuji-Nya (membaca hamdalah) saat selesai makan satu suapan makanan atau saat selesai minum satu tegukan minuman.” (HR Muslim)
   

Adab Minum dalam Islam

Selain membaca doa dan bersyukur setelah minum, Islam juga mengajarkan sejumlah adab serta etika ketika mengonsumsi minuman agar mendapatkan keberkahan. Salah satu adab utama saat minum adalah menggunakan tangan kanan. Dalam hadis sahih riwayat Muslim dari Ibnu Umar, Rasulullah SAW bersabda:



Artinya: “Apabila salah seorang di antara kalian hendak makan, hendaklah ia makan dengan tangan kanannya. Dan apabila ia hendak minum, hendaklah ia minum dengan tangan kanannya, karena sungguh setan makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya.” (HR Muslim)

Dengan menerapkan adab dan doa tersebut, aktivitas minum tidak lagi sekadar pemenuhan kebutuhan jasmani. Bagi umat Islam, kebiasaan tersebut dapat menjadi kesempatan untuk senantiasa mengingat dan mensyukuri nikmat Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.

(Riza Aslam Khaeron)