Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Metrotvnews.com/ Roni Kurniawan)
Dedi Mulyadi Bakal Gabungkan Sejumlah OPD Jabar Demi Efisiensi Anggaran
Roni Kurniawan • 11 September 2026 21:20
Bandung: Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana menggabungkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan efisiensi anggaran.
"Ya efisiensi agar strukturnya sedikit tapi fungsinya banyak," kata Dedi usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Jawa Barat, Jumat, 11 September 2026.
Menurut Dedi, penggabungan OPD juga akan berdampak pada penghematan biaya rutin pemerintah. Biaya tersebut meliputi kebutuhan kantor, perjalanan dinas, hingga alat tulis kantor (ATK).
"Nanti kalau disatukan, maka alokasi-alokasi pembiayaan Provinsi Jawa Barat akan lebih besar untuk kepentingan pembangunan, terutama layanan pendidikan, kesehatan dan infrastruktur," ujar Dedi.
Dedi menuturkan, sejumlah OPD berpotensi digabung atau ditambahkan, yaitu Bappeda disatukan dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah, Dinas Lingkungan Hidup ditambah unsur Tata Ruang, Dinas Koperasi disatukan dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Jumat, 11 September 2026. (ANTARA/Ricky Prayoga)
Selain itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) akan digabung dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Dinas Sumber Daya Air juga akan disatukan dengan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang, sementara Dinas Pariwisata dan Kebudayaan digabung dengan Dinas Pemuda dan Olahraga.
"Ya, nanti nantikan berarti berlakunya anggaran tahun depan,” tegas Dedi.