Calon Haji Asal Mamuju Meninggal di Asrama Haji Makassar

Jemaah Calon Haji saat berada dj Asrama Haji Sudiang Makassar, Sulawesi Selatan. (MTVN/M Syawaluddin)

Calon Haji Asal Mamuju Meninggal di Asrama Haji Makassar

Muhammad Syawaluddin • 6 May 2026 15:49

Makassar: Salah satu calon haji asal Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, meninggal dunia, saat menunggu keberangkatan di Asrama Haji Suduang Makassar, Sulawesi Selatan. Ketua PPIH Embarkasi Makassar, H Ikbal Ismail, mengatakan bahwa calon haji tersebut bernama Syamsudin P. Laoneng, 56, yang tergabung dalam Kelompok terbang (Kloter) 19 Embarkasi Makassar.

"Kami mengucapkan Innalillahi Wa Innailaihi Rajiun. Atas nama PPIH Embarkasi Makassar, kami turut berduka cita atas meninggalnya Bapak Syamsudin P. Laoneng," kata Ikbal, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 6 Mei 2026.

Dia menjelaskan, calon haji tersebut tiba di Asrama Haji Sudiang Makassar pada 4 Mei 2026, dan dalam kondisi sehat dan dinyatakan layak diberangkatkan. Namun, situasi berubah beberapa saat kemudian.

"Beliau kondisinya sempat drop ketika diperiksa sehingga perlu dirujuk ke RS Wahidin. Kurang lebih tujuh jam dirawat, beliau akhirnya dipanggil oleh Allah SWT," ujarnya.

Ilustrasi ibadah haji. Foto: Istimewa.

Berdasarkan informasi dari tim dokter, almarhum mengalami sesak napas sebelum meninggal dunia pukul 22.00 Wita di RS Wahidin. PPIH juga memastikan keluarga almarhum mendampingi selama proses perawatan hingga pemulangan jenazah.

“Kebetulan almarhum memiliki keluarga yang mengantar dan saat meninggal ada keluarganya yang mendampingi. Saat ini jenazah sudah dibawa ke Mamuju untuk dimakamkan,” jelas Ikbal.

Dengan meninggalnya Syamsudin P. Laoneng, maka total dua calon haji meninggal asal Embarkasi Makassar. Sebelumnya, seorang calon haji Kloter 5 UPG bernama Nursaidah Sinrang Sijarra, 59, asal Kabupaten Gowa, meninggal di Madinah pada Minggu, 26 April 2026, akibat komplikasi diabetes dan sempat mendapatkan penanganan medis sebelum dinyatakan meninggal di Tanah Suci.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)