Kondisi banjir di Kendari, Sulawesi Tenggara. (ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra)
2.985 Warga Terdampak Banjir di Kendari
Silvana Febiari • 11 May 2026 08:33
Kendari: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara melaporkan sebanyak 657 unit rumah terendam dan sekitar 2.985 warga terdampak bencana banjir. Ratusan unit rumah yang terendam banjir tersebar di 15 titik lokasi.
"Menurut data sementara terdapat 15 titik lokasi banjir," kata Cornelius Padang, Kepala BPBD Kota Kendari Cornelius Padang, dilansir dari Antara, Senin, 11 Mei 2026.
Dia menyebutkan dampak banjir terparah melanda dua permukiman warga di Kelurahan Kambu. Banjir merendam 100 rumah di Jalan Mangkeray dan 76 bangunan di Jalan Hidayatullah.
Baca Juga :
11 Wilayah di Kota Kendari Terendam Banjir
Kemudian di Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, banjir merendam 153 unit rumah yang tersebar di lima RT. Kondisi tersebut terjadi akibat luapan air Sungai Wanggu.
"Sementara di Kelurahan Baruga terdapat 23 unit rumah yang terendam banjir di wilayah RT 7, RT 8, dan RT 19," sebut Cornelius.
Lalu di Kelurahan Poasia, banjir merendam 109 rumah di Jalan Kedondong dan Jalan Kampung Baru. Sementara di Kelurahan Wua-Wua, banjir melanda puluhan rumah yang tersebar di sembilan RT, serta 19 bangunan di Jalan La Ode Hadi, Lorong Veteran juga terendam banjir.
"Banjir juga melanda sejumlah titik di Kecamatan Kadia dan tiga lokasi di Kecamatan Abeli," ujarnya.

Rumah warga yang terdampak banjir di Kendari, Sulawesi Tenggara. ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra
Selain bangunan rumah, lahan pertanian sawah seluas 50 hektare di Kelurahan Baruga dan jalan di Kota Kendari juga rusak terdampak banjir.
Cornelius menambahkan enam rumah di Anduonohu dan satu unit di Kecamatan Kendari Barat rusak karena tertimpa tanah longsor. Pihaknya meminta masyarakat untuk tetap tenang namun perlu meningkatkan kesiapsiagaan guna mendukung upaya mitigasi bencana.