Pramono Puji Peran Perempuan Jakarta Tekan RW Kumuh

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kedua dari kiri). Foto: Tangkapan layar program Live Event Metro TV.

Pramono Puji Peran Perempuan Jakarta Tekan RW Kumuh

Fachri Audhia Hafiez • 10 May 2026 08:30

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengapresiasi penurunan signifikan jumlah Rukun Warga (RW) kumuh di Ibu Kota. Berdasarkan hasil survei terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Nasional, angka RW kumuh di Jakarta mengalami penurunan hingga lebih dari 50 persen dibandingkan tahun 2017.

"Di tahun 2017, kota kumuh atau RW kumuh Jakarta, dari 2.900 lebih, RW kumuhnya adalah 445 RW kumuh. Kemarin disurvei, sekarang Jakarta turun 52 persen lebih, menjadi 211 RW kumuh," ujar Pramono dalam Deklarasi Gerakan Pilah Sampah dan Pencanangan HUT ke-499 Kota Jakarta di car free day (CFD) kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, dikutip dari program Live Event Metro TV, Minggu, 10 Mei 2026.
 


Pramono menegaskan bahwa capaian ini tidak lepas dari peran aktif para perempuan Jakarta yang bergerak di akar rumput. Ia memuji dedikasi kader Dasawisma (Dawis), PKK, hingga Jumantik yang menjadi ujung tombak dalam memperbaiki kualitas lingkungan di wilayah-wilayah yang sebelumnya tidak tertangani.

"Tentunya ini tidak bisa terjadi tanpa kerja para perempuan Jakarta yang hebat. Dawis, PKK, kader Jumantik, mereka lah yang di lapangan yang kemudian membuat RW-RW kumuh dulunya yang tidak tertangani, alhamdulillah sekarang ini menurun cukup drastis sekali," jelasnya.


Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Tangkapan layar program Live Event Metro TV.

Lebih lanjut, Pramono menyoroti dominasi perempuan dalam jajaran birokrasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta saat ini. Ia menekankan adanya kesetaraan gender di posisi strategis Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk jabatan krusial yang bertanggung jawab atas penanganan banjir di Jakarta.

"Bahkan perempuan Jakarta di Balai Kota sekarang ini sangat dominan Pak Menko. Jabatan-jabatan utama OPD dulu selalu laki-laki, sekarang berimbang. Bahkan Kepala Sumber Daya Air yang bertanggung jawab mengatasi banjir itu adalah perempuan, jadi equal," kata Pramono.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)