49 Ribu Kendaraan Sudah Melintasi GT Kalikangkung

Ilustrasi Gerbang Tol Kalikangkung. Medcom.id/Mustholih

49 Ribu Kendaraan Sudah Melintasi GT Kalikangkung

Silvana Febiari • 18 March 2026 22:43

Semarang: Arus mudik Lebaran 2026 di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Berdasarkan data Satlantas Polrestabes Semarang, tercatat puluhan ribu kendaraan telah memasuki wilayah Jawa Tengah sejak pagi hingga malam hari.

"Mohon izin melaporkan perkembangan pantauan update arus lalu lintas di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung dalam rangka Ops Ketupat Candi-2026 pada Rabu, 18 Maret 2026 pukul 06.00 WIB–21.00 WIB," kata Kasat Lantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi dalam keterangan pers, Rabu, 18 Maret 2026.  

Yunaldi mengungkapkan dalam kurun waktu 15 jam, yakni pukul 06.00 WIB hingga 17.00 WIB, tercatat sebanyak 49.166 kendaraan melintasi GT Kalikangkung menuju Semarang dan Solo.
 


Pergerakan kendaraan terpantau fluktuatif sejak pagi hari. Pada pukul 06.00–07.00 WIB, arus tercatat sebanyak 2.872 kendaraan, lalu merangkak naik menjadi 3.205 kendaraan pada jam berikutnya. Memasuki pukul 08.00–10.00 WIB, arus sempat sedikit melandai di kisaran 3.080 hingga 2.899 kendaraan per jam.

Menjelang siang, kepadatan kembali meningkat. Pada pukul 10.00–11.00 WIB, tercatat 3.299 kendaraan melintas, disusul 3.107 kendaraan pada jam berikutnya. 

Arus kendaraan sempat turun saat waktu istirahat pukul 12.00–13.00 WIB di angka 2.871 kendaraan. Namun, segera melonjak kembali menjadi 3.325 kendaraan pada pukul 13.00 WIB.

Memasuki pukul 16.00–17.00 WIB, arus masih terpantau padat di angka 3.998 kendaraan, sebelum perlahan turun menjadi 3.428 kendaraan pada jam berikutnya. Tren penurunan berlanjut saat memasuki waktu petang pukul 18.00–19.00 WIB dengan volume 2.425 kendaraan.

Namun, arus kembali merangkak naik pada malam hari. Tercatat pada pukul 19.00–20.00 WIB sebanyak 2.948 kendaraan melintas, dan terus meningkat hingga 3.551 kendaraan pada pukul 20.00–21.00 WIB. Secara kumulatif, total kendaraan yang melintas hingga pukul 21.00 WIB mencapai 49.166 unit.

Yunaldi mengimbau para pemudik untuk tetap berhati-hati selama perjalanan dan menjaga jarak aman antar kendaraan. Bagi pengendara yang mengantuk disarankan untuk beristirahat di rest area yang tersedia.

Dengan masih berlangsungnya periode puncak mudik, diprediksi volume kendaraan akan terus meningkat hingga sore hari. Masyarakat diimbau untuk mengatur waktu perjalanan dan memanfaatkan rest area guna menghindari kelelahan berkendara. 


Gerbang Tol Kalikangkung Semarang. (ANTARA/Zuhdiar Laeis)


Sebelumnya, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah merancang pemberlakuan sistem one way nasional yang membentang dari KM 70 Tol Cikampek hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang. Sebagai langkah awal, pihak kepolisian akan memulai dengan penerapan one way sepenggal tahap pertama.

"Kami sudah kolaborasi dengan stakeholder, Pak Menteri, dan Dirut Jasa Marga. Kami akan lakukan sosialisasi berkaitan dengan one way sepenggal tahap pertama antara KM 70 sampai ke KM 263 di wilayah Jawa Tengah," ungkap Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho.

Pada saat penerapan sistem one way, seluruh lajur jalan tol akan digunakan sepenuhnya oleh kendaraan yang datang dari arah barat (Jakarta). Sebaliknya, kendaraan yang datang dari arah timur menuju Jakarta tidak dapat melintasi jalan tol dan diarahkan melewati jalan arteri.

Skema rekayasa serupa juga akan kembali diberlakukan pada saat puncak arus balik Lebaran nanti. Kebijakan ini merupakan upaya preventif mengingat kemacetan parah sering terjadi baik di jalan tol maupun jalan arteri saat puncak arus mudik dan balik Lebaran.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)