Bandara Husein Sastranegara Siap Layani Penerbangan Internasional Mulai Oktober

Bandara Husein Sastranegara Bandung. (foto:istimewa)

Bandara Husein Sastranegara Siap Layani Penerbangan Internasional Mulai Oktober

Roni Kurniawan • 4 September 2026 20:55

Bandung: Bandara Husein Sastranegara Bandung bersiap kembali membuka penerbangan internasional pada Oktober 2026. Sejumlah rute menuju Singapura, Malaysia, dan Thailand ditargetkan mulai dilayani setelah terminal internasional rampung pada akhir September.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan persiapan fisik terminal internasional untuk keberangkatan dan kedatangan tengah dilakukan. Finalisasi ditargetkan rampung pada akhir September 2026.

"Bandara Husein sekarang ini perkembangannya semakin baik. Izin untuk tujuan-tujuan domestik semakin beragam dari berbagai macam maskapai," kata Farhan di ITB, Jalan Ganesha, Bandung, Jumat, 4 September 2026.


Farhan berharap, penerbangan internasional dari Bandara Husein Sastranegara dapat mulai beroperasi pada Oktober 2026. Sejumlah rute yang tengah dipersiapkan yakni penerbangan menuju Singapura, Malaysia, dan Thailand.

"Insyaallah akhir September sudah bisa difinalisasi, itu dapat informasi dari Angkasa Pura. Mudah-mudahan sesuai dengan target pada bulan Oktober maskapai penerbangan yang melayani jalur internasional ke Singapura, Malaysia, dan Thailand sudah bisa beroperasi," ujar Farhan.

Selain membuka kembali konektivitas internasional, Pemkot Bandung menargetkan peningkatan penumpang domestik di Bandara Husein Sastranegara. Saat ini, penerbangan domestik masih terbatas sekitar tiga hingga empat penerbangan per hari dengan jumlah penumpang 1.000 hingga 1.200 orang per hari.

Pemkot Bandung menargetkan jumlah penumpang meningkat menjadi sekitar 3.000 orang per hari hingga akhir Oktober 2026. "Domestik dulu. Domestik juga kan masih jarang, masih sehari paling tiga sampai empat kali penerbangan. Jumlah penumpang masih berkisar antara 1.000 sampai 1.200 per hari," tutur Farhan.


Arsip- Bandara Husein Sastranegara saat masih melayani penumpang di Kota Bandung, Jawa Barat. (ANTARA/Rubby Jovan)


Peningkatan jumlah penumpang tersebut dinilai perlu diantisipasi dengan peningkatan kapasitas layanan pendukung di sekitar bandara. Pemkot Bandung mulai memperhitungkan kebutuhan fasilitas parkir hingga ketersediaan transportasi umum.

"Target pertama kita pokoknya sampai akhir Oktober 3.000 penumpang per hari lah, biar kita juga bisa meningkatkan kapasitas pelayanan seperti parkir dan juga kendaraan umum," jelas Farhan.

Seiring bertambahnya penerbangan domestik dan rencana pembukaan kembali rute internasional, Pemkot Bandung berharap Bandara Husein Sastranegara kembali menjadi salah satu pintu masuk utama. Terutama wisatawan dan masyarakat yang bepergian dari dan menuju Kota Bandung.

"Peningkatan konektivitas udara tersebut juga diharapkan mampu mendukung aktivitas pariwisata dan perekonomian Kota Bandung, khususnya dengan semakin mudahnya akses wisatawan dari sejumlah negara Asia Tenggara menuju Bandung," ungkap Farhan.

(Silvana Febiari)