Pemkot Jaktim Siapkan 4 Kantong Parkir untuk Penataan PKL

Aktivitas pedagang ikan di bahu jalan dan trotoar di kawasan Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Selasa (25/8/2026). ANTARA/Siti Nurhaliza

Pemkot Jaktim Siapkan 4 Kantong Parkir untuk Penataan PKL

Metro TV • 2 September 2026 22:30

Jakarta: Pemerintah Kota Jakarta Timur menyiapkan sejumlah lokasi untuk mendukung penataan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan trotoar Kramat Jati. Langkah tersebut dilakukan dalam rangka penertiban dan penataan trotoar menjadi lebih rapih.

Berdasarkan keterangan pihak Bina Marga Jakarta Timur, puluhan petugas dikerahkan untuk memperbaiki fasilitas trotoar di kawasan tersebut. Penanganan yang dilakukan Bina Marga berfokus pada aspek fasilitas trotoar.

“Kami kan hanya secara fasilitas,” ujar pihak Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Timur, saat ditemui di lokasi pada Selasa, 2 September 2026.

Sementara itu, terdapat empat kantong parkir yang telah disiapkan dalam penataan kawasan tersebut. Sebanyak empat kantong parkir tersebut meliputi PD Pasar Jaya, Lokbin Kramat Jati, Lippo Plaza Kramat Jati, dan area parkir sepeda motor di sebelah Lokbin.

“Ada empat kantong parkir yang disiapkan dalam penataan kawasan kramat jati, diantaranya PD Pasar Jaya, Lokbin Kramat Jati, Lippo Plaza Kramat Jati, dan area parkir sepeda motor di sebelah Lokbin,” kata salah satu pihak dari Suku Dinas (Sudin) Kominfo Jakarta Timur.

Trotoar kawasan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur. Foto: Metrotvnews.com/Arini Noviawati Gunawan.

Pemkot Jakarta Timur menyampaikan, pembahasan mengenai penataan kawasan Kramat Jati masih berlangsung. Rapat lanjutan dilakukan untuk membahas penanganan pedagang serta skema penataan yang akan diterapkan di kawasan tersebut.

Dalam penataan tersebut, pembahasan yang menjadi perhatian adalah mencegah kembalinya menggunakan trotoar sebagai lapak dagang. Keterangan mengenai langkah konkret pencegahan tersebut masih menunggu pembahasan dan penjelasan dari perangkat daerah yang menangani sektor usaha mikro dan pedagang.

(Metrotvnews.com/Arini Noviawati Gunawan)

(Siti Yona Hukmana)