Ilustrasi. Foto: Dok Bank Aladin Syariah
Bank Aladin Syariah Integrasi Layanan Digital
Eko Nordiansyah • 24 September 2026 18:46
Jakarta: PT Bank Aladin Syariah Tbk terus memperkuat kapabilitas digital sekaligus membangun ekosistem layanan yang terhubung dengan kebutuhan masyarakat. Hingga kuartal II-2026, Bank Aladin Syariah telah melayani lebih dari 3,9 juta nasabah terdaftar.
Direktur Bank Aladin Syariah Arief Satrio Putra mengatakan, ini merupakan peluang sekaligus tanggung jawab bagi perusahaan untuk terus memperluas akses dan menghadirkan layanan keuangan syariah yang semakin mudah dijangkau, relevan dengan kebutuhan masyarakat, dan memberikan manfaat nyata.
"Bagi Bank Aladin Syariah, semakin besar skala bisnis yang dibangun, semakin besar pula tanggung jawab untuk memastikan pertumbuhan tersebut memberikan manfaat yang nyata bagi nasabah dan masyarakat," ujar Arief dalam keterangan tertulis, Kamis, 24 September 2026.
Dekatkan syariah dengan digitalisasi
Sebagai bank syariah digital pertama di Indonesia, Bank Aladin Syariah yang tidak hanya berfokus pada kanal digital, tetapi juga menghubungkan layanan perbankan berbasis syariah dengan ekosistem dan aktivitas sehari-hari masyarakat.Melalui aplikasi Bank Aladin Syariah, nasabah dapat mengakses berbagai kebutuhan perbankan dan transaksi secara digital, termasuk tabungan untuk tujuan finansial melalui Ala Impian, deposito melalui Ala Deposito, tabungan umrah, tabungan qurban, pembayaran tagihan, pembelian pulsa dan paket data, donasi, pengisian e-wallet, dan kebutuhan transaksi lainnya.
Lebih dari itu, ia menyebut, Bank Aladin Syariah turut mendorong inklusi keuangan syariah melalui layanan Bank as a Service (BaaS) yang memungkinkan kapabilitas perbankan dan layanan keuangan syariah diintegrasikan ke dalam ekosistem dan platform digital mitra strategis.
“Pengembangan ekosistem juga diperkuat melalui jaringan mitra strategis yaitu Alfa Group yang memungkinkan layanan perbankan syariah hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui lebih dari 25 ribu gerai Alfa Group di seluruh Indonesia,” kata dia.

(Bank Aladin Syariah meraih penghargaan “Best Islamic Digital Offering by a Bank in Indonesia” dalam ajang IFN Best Bank Poll 2025. Foto: Dok istimewa)
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi Bank Aladin Syariah untuk menghubungkan kapabilitas digital dengan akses fisik di penjuru pelosok Indonesia, sehingga layanan keuangan syariah dapat menjangkau masyarakat dan bisa dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas harian mereka.
“Bagi Bank Aladin Syariah, perluasan akses tersebut menjadi bagian penting dari bagaimana pertumbuhan bisnis diterjemahkan menjadi manfaat yang lebih nyata. Semakin luas ekosistem yang dibangun, semakin besar pula ruang bagi masyarakat untuk mengenal, mengakses, dan menggunakan layanan keuangan syariah dengan lebih mudah,” ungkap dia.
Sejalan dengan itu, Bank Aladin Syariah meraih penghargaan “Best Islamic Digital Offering by a Bank in Indonesia” dalam ajang IFN Best Bank Poll 2025 dari Islamic Finance News (IFN). Penghargaan tersebut diterima dalam IFN Dubai Awards Ceremony di Palazzo Versace, Dubai, pada 22 September 2026.
"Bagi kami, inovasi bukan hanya tentang menghadirkan teknologi, tetapi bagaimana teknologi dapat memperluas akses, membuat layanan syariah semakin mudah dijangkau dan relevan dengan kebutuhan sehari-hari, serta memberikan manfaat yang nyata bagi nasabah," kata Arief.
Dorong pertumbuhan jangka panjang
Hingga kuartal II-2026, Bank Aladin Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp38,3 miliar, dengan total aset mencapai Rp15,1 triliun dan melayani lebih dari 3,9 juta nasabah terdaftar. Capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan Bank Aladin Syariah dalam membangun skala bisnis sekaligus memperkuat fondasi untuk pertumbuhan jangka panjang."Bagi Perseroan, pertumbuhan digital perlu berjalan beriringan dengan penguatan kualitas layanan, inovasi, kepatuhan terhadap prinsip syariah, serta kemampuan untuk menciptakan nilai bagi nasabah dan masyarakat,” jelas dia.
Arief mengatakan, penghargaan “Best Islamic Digital Offering by a Bank in Indonesia” dari IFN selama dua tahun berturut-turut memperkuat posisi Bank Aladin Syariah dalam industri perbankan syariah digital, sekaligus menjadi dorongan untuk terus mengembangkan layanan yang menggabungkan teknologi, prinsip syariah, dan kebutuhan masyarakat.
"Ke depan, kami akan terus memperkuat inovasi dan kolaborasi dalam membangun ekosistem perbankan syariah digital yang semakin mudah diakses, terhubung dengan aktivitas sehari-hari, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi nasabah serta masyarakat,” tutup Arief.