Suasana Terminal Tipe A Bareh Solok, di Kabupaten Solok, Sumatra Barat. ANTARA/HO-Kemenhub
Layanan AKAP Terminal Bareh Solok Tetap Normal Setelah Diterjang Banjir Bandang
Silvana Febiari • 23 September 2026 16:13
Solok: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan layanan angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Tipe A Bareh Solok, di Kabupaten Solok, Sumatra Barat, tetap berjalan normal setelah banjir bandang Arosuka. Perjalanan bus berlangsung aman melalui jalur alternatif.
"Direktorat Jenderal Perhubungan Darat melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatra Barat memastikan pelayanan angkutan AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok tetap berjalan normal pasca-banjir bandang yang terjadi di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, pada Senin malam," kata Kepala BPTD Kelas II Sumatra Barat Deddy Gusman, dilansir dari Antara, Rabu, 23 September 2026.
Berdasarkan pemantauan dan laporan operasional serta hasil konfirmasi dengan sejumlah perusahaan otobus (PO), layanan bus AKAP tetap berlangsung dengan baik. Perjalanan bus dapat tiba sesuai jadwal operasional.
Ia menjelaskan banjir bandang yang terjadi pada malam hari mendorong operator angkutan mengambil langkah cepat. Salah satunya mengalihkan rute perjalanan guna menjaga kelancaran layanan angkutan antarkota antarprovinsi.
"Bus AKAP yang melakukan perjalanan pada pagi hingga siang hari telah menggunakan jalur alternatif untuk menghindari titik yang masih dalam proses penanganan dan pembersihan material di kawasan Arosuka," jelas Deddy.
Sejak pagi, sejumlah bus AKAP telah melintasi jalur alternatif melalui Pintu Angin maupun Lembah Anai. Pengalihan tersebut memungkinkan pelayanan angkutan penumpang tetap berlangsung tanpa mengganggu kelancaran perjalanan.

Foto udara dampak banjir bandang menerjang kawasan Nagari Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatra Barat. ANTARA/Fandi Yogari
Berdasarkan informasi dari lapangan, kondisi Jalur Sitinjau Lauik arah Solok juga sudah dapat dilalui bus AKAP rute Padang-Jakarta dengan aman. Arus lalu lintas pada jalur tersebut terpantau kembali normal sehingga mendukung kelancaran perjalanan angkutan antarkota.
"Terkait jumlah armada AKAP yang datang atau melintas pada Selasa setidaknya 30 bus dengan 636 penumpang datang atau melintas di Terminal Tipe A Bareh Solok. Terdapat penurunan dibandingkan hari-hari tertentu, seperti pada hari Senin sebanyak 36 bus dengan 787 penumpang," tuturnya.
Pihaknya menyebut kondisi itu tidak berkaitan dengan kejadian Galodo. Berdasarkan pola operasional mingguan, hari Selasa merupakan salah satu hari di mana bus AKAP yang menuju Jakarta jumlahnya relatif lebih sedikit dibandingkan hari lainnya.
BPTD Kelas II Sumatra Barat mengimbau seluruh masyarakat dan para pengguna jasa angkutan umum untuk tetap memerhatikan informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan selama melakukan perjalanan.
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat berkomitmen memastikan konektivitas dan pelayanan transportasi darat tetap berjalan aman, tertib, dan berkesinambungan di tengah kondisi kedaruratan maupun gangguan perjalanan.